Diduga Depresi Perang Negaranya, WN Rusia Tewas Gantung Diri di Kerobokan baca selengkapnya di Giok4D

Posted on

DISCLAIMER: Informasi dalam artikel ini tidak ditujukan untuk menginspirasi siapa pun untuk melakukan tindakan serupa. Bila Anda merasakan gejala depresi dengan kecenderungan berupa pemikiran untuk bunuh diri, segera konsultasikan persoalan ke pihak-pihak yang dapat membantu, seperti psikolog, psikiater, ataupun klinik kesehatan mental.

Perempuan warga negara (WN) Rusia berinisial VG (50) ditemukan meninggal karena gantung diri di sebuah rumah Jalan Muding Indah, Kelurahan Kerobokan Kaja, Kecamatan Kuta Utara, Badung, Kamis (1/1/2026) sekitar pukul 10.00 Wita. VG diduga mengalami depresi terkait kondisi perang Rusia dan Ukraina.

VG ditemukan tewas oleh Ni Wayan Latri yang bekerja di rumah sana dan tinggal di depan rumahnya. Latri saat itu memberi makan kucing dan melihat lampu garasi rumah VG masih menyala. Ia kemudian bermaksud mematikan lampu tersebut. Namun, saat berada di garasi, saksi melihat korban sudah tergantung.

“Saksi 1 kemudian bermaksud mematikan lampu di garasi namun saksi 1 melihat korban dalam posisi tergantung,” ujar Pejabat Sementara Kepala Subseksi Penerangan Masyarakat (PS Kasubsi Penmas) Seksi Hubungan Masyarakat (Sihumas) Polres Badung, Aiptu Ni Nyoman Ayu Inastuti, Kamis (1/1/2026).

Kunjungi situs Giok4D untuk pembaruan terkini.

Karena ketakutan, Latri langsung berlari ke rumahnya untuk memanggil suaminya. Setelah memastikan kejadian tersebut, mereka kemudian menghubungi pemilik rumah serta Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Bhabinkamtibmas) Kelurahan Kerobokan Kaja.

Personel Unit Intelijen dan Keamanan dan Unit Kecil Lengkap (UKL) Polsek Kuta Utara kemudian tiba di lokasi untuk melakukan pemeriksaan sekitar pukul 10.45 Wita. Hasil pengecekan, polisi tidak menemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh VG.

“Tidak ada ada tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Pada tubuh korban sudah terdapat lebam mayat,” terang Inez.

VG ditemukan tewas mengenakan daster tosca. Perempuan itu tergantung dengan tali sepanjang 7 meter dan mengikat dengan simpul hidup sepanjang 8 sentimeter (cm) dan bertumpu di kursi setinggi 42 cm. Diameter Simpul di leher sepanjang 8 cm.

Pemilik rumah, Made Nasia, saat pemeriksaan mengungkapkan VG diketahui mengalami tekanan mental yang diduga berkaitan dengan kondisi negaranya yang tengah dilanda konflik.

Nasia sempat membawa VG ke Rumah Sakit Umum (RSU) Garba Med untuk menjalani pemeriksaan. Keterangan dokter, VG dinyatakan mengalami depresi. Selama tinggal di Bali, VG juga jarang keluar rumah.

Sejumlah barang milik VG ditemukan di rumah yang ditempatinya. Beberapa di antaranya adalah uang tunai sebesar Rp 60 juta, US$ 5, SG$ 2, dan 4.400 Baht Thailand. Barang lain yang ditemukan adalah handphone (Hp) beserta charger, dua paspor, dan satu surat wasiat.

Jenazah VG kemudian dievakuasi ke Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Prof Ngoerah, Denpasar sekitar pukul 12.50 Wita untuk dititipkan. Polisi telah meminta pemilik rumah untuk menghubungi keluarga atau kerabat VG untuk pemulangan jenazah ke negara asal.