Karangasem –
Informasi dalam artikel ini tidak ditujukan untuk menginspirasi kepada siapa pun untuk melakukan tindakan serupa. Bagi Anda pembaca yang merasakan gejala depresi dengan kecenderungan berupa pemikiran untuk bunuh diri, segera konsultasikan persoalan Anda ke pihak-pihak yang dapat membantu seperti psikolog, psikiater, ataupun klinik kesehatan mental.
Seorang pria berinisial IKK (37) di Desa Tenganan, Kecamatan Manggis, Karangasem, Bali, ditemukan tewas gantung diri, Rabu (4/3/2026). IKK diduga mengalami depresi.
Kapolsek Manggis Kompol Made Suadnyana mengatakan peristiwa tersebut pertama kali diketahui sekitar pukul 05.00 Wita oleh ayah korban, I Wayan C. Saat itu, ia melihat kamar anaknya dalam keadaan gelap, padahal sebelumnya lampu kamar tersebut tidak pernah dimatikan.
“Karena merasa curiga, ayahnya kemudian langsung membuka kamar anaknya untuk memastikan keadaannya,” kata Suadnyana, Rabu (4/3/2026).
Setelah lampu dinyalakan, ternyata IKK sudah tergantung di palang kayu kamarnya. Melihat kejadian tersebut Wayan C langsung berteriak minta tolong kepada warga sekitar dan melaporkan kejadian tersebut ke polisi.
Tak lama berselang, personel Polsek Manggis bersama tim medis tiba di lokasi kejadian dan langsung menurunkan IKK untuk dilakukan pemeriksaan luar. Dari hasil pemeriksaan tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan dalam tubuh IKK sehingga dipastikan murni meninggal karena gantung diri.
Dugaan sementara, korban mengakhiri hidupnya karena mengalami depresi. Sejak mengalami patah tulang belakang akibat terjatuh, korban tidak lagi dapat bekerja seperti sebelumnya.
“Pihak keluarga dari IKK mengaku sudah ikhlas dan menerima sebagai sebuah musibah sehingga menolak untuk dilakukan autopsi,” ujar Suadnyana.






