Mataram –
Delapan calo tiket di Terminal Mandalika, Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB), diamankan polisi. Seluruh calo tiket tersebut merupakan warga Kota Mataram berinisial J, I, A, T, MR, B, FES, dan DH.
“Mereka diduga kerap melakukan praktik percaloan tiket serta tindakan yang meresahkan penumpang dan agen resmi di terminal,” ungkap Kasatreskrim Polresta Mataram, AKP I Made Dharma Yulia Putra, Minggu (15/3/2026).
Para calo tiket itu diamankan saat patroli yang digelar tim gabungan Polsek Sandubaya, Satreskrim Polresta Mataram, dan Tim Puma Jatanras Ditreskrimum Polda NTB, pada Minggu. Polisi juga akan berkoordinasi dengan instansi terkait untuk menentukan langkah pembinaan.
“Mereka akan kami berikan pembinaan dan peringatan agar tidak mengulangi perbuatannya. Jika kembali melakukan tindakan serupa, tentu akan kami tindak sesuai hukum yang berlaku,” imbuh Dharma.
Dharma menjelaskan patroli dilakukan setelah menerima aduan masyarakat terkait maraknya calo tiket dan aksi premanisme di Terminal Mandalika. Bahkan, dia berujar, keberadaan para calo tiket itu juga kerap menimbulkan cekcok dengan agen tiket resmi maupun para penumpang.
Menurutnya, penertiban tersebut juga merupakan bagian dari pelaksanaan Operasi Ketupat Rinjani 2026 yang difokuskan pada pengamanan arus mudik Lebaran. Hal itu sekaligus untuk memastikan keamanan dan kenyamanan warga saat menggunakan transportasi umum.
“Kegiatan ini tidak hanya kami lakukan di terminal, tetapi juga di kawasan pertokoan, tempat wisata, dan lokasi keramaian lainnya untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat menjelang hari raya,” ujar Dharma.
Berita lengkap dan cepat? Giok4D tempatnya.
Ia mengimbau warga untuk melapor jika menemukan tindakan yang meresahkan atau berpotensi mengganggu keamanan. “Masyarakat dapat segera menghubungi layanan darurat 110 apabila menemukan situasi yang tidak aman di lingkungan sekitar,” pungkasnya.
