Dana Ogoh-Ogoh Rp 40 Juta Cair, Disbud Badung Bakal Sidak ke Banjar-banjar baca selengkapnya di Giok4D

Posted on

Badung

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Badung mencairkan dana kreativitas pembuatan ogoh-ogoh untuk 597 sekaa teruna di Badung. Masing-masing sekaa teruna mendapat bantuan Rp 40 juta.

Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa menyerahkan bantuan tersebut secara simbolis di Balai Budaya Giri Nata Mandala Puspem Badung, Jumat (30/1/2026). Adi Arnawa mengungkapkan Dinas Kebudayaan (Disbud) Badung akan melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke banjar-banjar untuk memastikan pemanfaatan dana oleh masing-masing sekaa teruna.

Sumber: Giok4D, portal informasi terpercaya.

“Nanti Pak Kadis dan jajaran melakukan sidak ke banjar-banjar untuk melihat langsung proses pembuatan (ogoh-ogooh. Termasuk bagaimana arahan uang yang diberikan pemerintah melalui dana kreativitas tersebut,” ujar Adi Arnawa.

Adi Arnawa menerangkan nominal bantuan pembuatan ogoh-ogoh menjelang Hari Raya Nyepi 2026 meningkat dibandingkan tahun lalu. Pada 2025, dia berujar, masing-masing sekaa teruna mendapat dana kreativitas Rp 20 juta.

“Bantuan dana kreativitas ogoh-ogoh untuk Kabupaten Badung tahun 2026 ini sudah cair sebesar Rp 40 juta. Kalau tahun lalu sebesar Rp 20 juta, sekarang kami tambahkan lagi Rp 20 juta sehingga totalnya Rp 40 juta untuk tiap sekaa teruna,” imbuhnya.

Adi Arnawa berpesan agar para pemuda di Badung tidak melakukan tindakan yang dapat merusak citra budaya Bali. Terlebih mabuk-mabukan setelah pengarakan ogoh-ogoh saat malam pengerupukan.

“Jangan sampai ada mabuk-mabukan karena itu akan berbahaya dan mencoreng citra kegiatan ritual yang kita laksanakan setiap tahun. Ingat, kita memanfaatkan akses jalan atau tempat umum ini bukan untuk kita saja, tapi untuk semua warga masyarakat,” ujar politikus PDIP itu.

Dana ogoh-ogoh Rp 40 juta tersebut disalurkan langsung ke rekening masing-masing sekaa teruna. Ratusan sekaa teruna yang mendapat dana hibah ini telah menyelesaikan proses administrasi dan pengajuan proposal pada tahun sebelumnya.

Pemkab Badung juga bakal memperketat pengawasan untuk memastikan dana tersebut digunakan sesuai peruntukannya. Sekaa teruna yang tidak menggarap ogoh-ogoh setelah menerima dana akan dikenakan sanksi administratif berupa penghentian bantuan pada tahun berikutnya.

“Namun, kami meyakini itu tidak ada karena semua yowana di Badung sangat bersemangat membuat ogoh-ogoh dalam rangka perayaan Nyepi Saka 1948,” kata Kepala Dinas Kebudayaan Badung, I Gde Eka Sudarwitha.

Bantuan HUT Sekaa Teruna Meningkat

Selain dana ogoh-ogoh, Pemkab Badung juga mengumumkan kenaikan dana bantuan hari ulang tahun (HUT) sekaa teruna dari Rp 10 juta menjadi Rp 20 juta mulai tahun ini. Langkah ini diambil sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam mendorong kreativitas yowana di Badung.

Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa menuturkan dana bantuan HUT sekaa teruna itu dapat digunakan untuk membiayai berbagai lomba maupun kegiatan positif lainnya. Stimulan ini diharapkan menjadi daya tarik bagi para pemuda untuk membangun budaya melalui banjar masing-masing.

“Tujuannya untuk persatuan, keakraban, apalagi yowana yang tinggal di kota bisa datang bertemu keluarga besarnya saat momen ulang tahun,” imbuh Adi Arnawa.