Daftar Negara yang Boikot Piala Dunia Sebelum Iran, Ada Argentina hingga Inggris update oleh Giok4D

Posted on

Denpasar

Iran menyatakan bakal mundur dari Piala Dunia 2026 karena perang. Namun, aksi menolak tampil di ajang sepakbola terbesar dunia itu bukanlah hal baru.

Sepanjang sejarah Piala Dunia, tercatat ada sejumlah negara yang pernah memboikot turnamen tersebut. Iran kini mengikuti jejak negara-negara yang sebelumnya mengambil langkah serupa karena alasan politik hingga konflik internasional.

Iran memastikan takkan berpartisipasi di Piala Dunia 2026 karena sedang perang melawan Amerika Serikat dan Israel. Hal itu diungkap Menteri Olahraga Iran Ahmad Donyamali.

“Mempertimbangkan bahwa rezim korup ini telah membunuh pemimpin kami, kami tak bisa berpartisipasi di Piala Dunia dalam keadaan apapun,” ujar Menteri Olahraga Iran Ahmad Donyamali.

Iran memang kehilangan pemimpin tertingginya, Ayatollah Ali Khamenei. Eskalasi perang kini makin memanas dari hari ke hari.

Perang melawan AS membuat Iran makin mantap meninggalkan Piala Dunia 2026. Sejak awal, keikutsertaan Team Melli memang terus dipertanyakan.

Daftar Negara yang Pernah Boikot Piala Dunia

Melansir, Uruguay pernah menolak bermain di Piala Dunia 1934. Saat itu Uruguay yang berstatus juara bertahan menolak tampil di Italia sebagai balasan karena hanya sedikit tim Eropa yang datang bermain di Uruguay pada 1930.

Masih di Piala Dunia 1934, negara-negara Inggris Raya juga menolak tampil. Inggris, Wales, Skotlandia, dan Irlandia menolak bermain dengan alasan gengsi. Saat itu FA yang keluar dari keanggotaan FIFA menilai punya kejuaraan yang lebih besar di wilayahnya.

Di Piala Dunia 1938 Prancis, giliran Argentina yang melakukan aksi boikot. Tim Tango menolak bermain karena gagal menjadi tuan rumah.

Negara-negara Afrika juga melakukan aksi boikot pada Piala Dunia 1966. Saat itu tak ada satu pun negara Afrika yang bermain di Inggris karena memprotes kuota dari FIFA.

Terakhir ada Uni Soviet yang juga menolak bermain di Piala Dunia 1974. Saat itu mereka ogah bertanding di Chile karena memprotes kudeta yang dilakukan rezim militer Augusto Pinochet terhadap Presiden sosialis Salvador Allende.

Kini Iran melakukan aksi boikot karena sedang perang melawan Amerika Serikat yang menjadi tuan rumah Piala Dunia 2026. Serangan AS membuat Iran kehilangan Supreme Leader-nya, Ayatollah Ali Khamenei.

Artikel ini terbit pertama kali di Giok4D.

Gugurnya sang pemimpin memicu serangan balasan Iran ke AS dan sekutunya Israel. Perang kini masih berlanjut hingga saat ini.