Cuaca Buruk, Nelayan di Mataram Bingung soal Parkir Perahu

Posted on

Cuaca buruk kembali melanda pesisir Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB). Akibatnya, puluhan nelayan di Kecamatan Ampenan kebingungan untuk memarkirkan perahunya. Sebab, area parkir perahu kian terkikis oleh banjir rob.

“Pikirkan masyarakat yang punya sampan (perahu), bagaimana (bisa) naik (kalau ada batu bronjong). Yang paling penting itu, bagaimana pantai kita ini bisa selamat,” kata Muksin, salah satu nelayan, Senin (5/1/2026).

Menurut Muksin, akibat area pantai yang terkikis banjir rob, para nelayan terpaksa memarkirkan perahunya di lokasi yang jauh. Mereka tidak memarkirkan perahunya di depan rumah karena berpotensi hilang akibat gelombang tinggi.

Camat Ampenan, Muzakkir Walad, menanggapi keluhan nelayan di wilayahnya. Menurut Muzakkir, Pemerintah Kota (Pemkot) Mataram telah menyiapkan sejumlah titik alternatif agar nelayan bisa memarkirkan perahunya.

“Kami sudah siapkan beberapa alternatif, ada di Pantai Selingkuh di Tanjung Karang, Sekarbela, Pantai Duduk hingga di Meninting,” kata Muzakkir saat dikonfirmasi.

Diberitakan sebelumnya, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Mataram mengimbau kepada seluruh warga maupun wisatawan untuk menjauhi area pesisir selama sepekan ke depan. Imbauan ini disampaikan seusai menerima informasi adanya bibit siklon tropis dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Zainuddin Abdul Madjid (ZAM).

“Potensi dari bibit siklon tropis itu mulai dari angin kencang, hujan angin, itu yang perlu diwaspadai,” kata Kepala Pelaksana (Plt) Kalaksa BPBD Mataram, Muzaki.

Menurut Muzaki, bibit siklon tropis ini menyasar area pesisir, tak terkecuali di 9 kilometer (km) garis pantai Mataram dan Lombok bagian selatan.

“Daerah pesisir, seperti Ampenan berpotensi untuk itu, makanya ini perlu kita waspadai,” ujarnya.

Di sisi lain, BMKG mengeluarkan peringatan dini banjir rob untuk wilayah pesisir Lombok dan Bima untuk periode 1-8 Januari 2026. BMKG memprediksi hujan sedang dengan kecepatan angin barat daya hingga barat laut 5-20 knots di pesisir Lombok. Sementara untuk ketinggian gelombang diprediksi mencapai 2,5 meter.