Asro kini kehilangan harta bendanya. Termasuk rumah yang baru saja dibelinya secara kredit. Asro adalah salah seorang warga korban banjir di Sekotong, Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB).
Asro menceritakan info-info air dengan cukup deras menghantam dari arah perbukitan hingga mengakibatkan rumahnya hanyut. Video rumah Asro yang hanyut viral di media sosial, Selasa (13/1/2026).
Asro menuturkan saat itu, Selasa, hujan yang mengguyur tidak terlalu deras. Akan tetapi aliran air dari arah perbukitan tiba-tiba menerjang rumahnya dengan cukup keras.
Asro yang saat itu duduk di rumahnya sontak terkaget lalu melompat tanpa sempat menyelamatkan barang-barang miliknya. Beruntung saat itu rumah miliknya sedang tidak ada penghuni lain.
“Sedang duduk-duduk, tiba-tiba kaget, akhirnya saya lompat ke sana terus. Semakin lama semakin besar terus air itu. Nggak sempat mengungsi, terus rumahnya ambruk,” tutur Asro, Rabu (14/01/2026).
Asro merasa sedih rumahnya sampai hanyut diterjang banjir. Padahal, rumah itu baru dibeli. “Itu pun baru saya beli itu, kredit. Ya kebetulan rumahnya kan kurang bagus kan, jelek,” ujarnya.
Asro berharap mendapat bantuan dari pemerintah untuk memperbaiki rumahnya. Ia mengakui secara ekonomi tidak mampu mengeluarkan biaya sebesar itu, terlebih dengan statusnya sebagai peternak ngadas atau sistem bagi hasil. Pekerjaan itu dilakoni untuk menghidupi istri dan tiga anaknya.
“Anak tiga, pekerjaan ngarat (menggembalakan ternak). Kalau itung (penghasilan) sebulan enggak ada, satu tahun sekali. Kalau sapi kita sekarang yang punya, tahun depan orang yang punya,” ucapnya.
Sebanyak 1.347 kepala keluarga terdampak banjir di Lombok Tengah dan Lombok Barat. Dari seribuan KK yang terdampak, satu orang lanjut usia meninggal dunia dari Kecamatan Sekotong Lombok Barat, Selasa.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) NTB, Sadimin, mengatakan hujan lebat yang terjadi pada Selasa malam merendam 1.047 rumah di tiga desa Kecamatan Sekotong. Banjir juga menerjang dan tiga desa Lombok Tengah yakni Desa Kabul, Selong Belanak dan Desa Montong Ajan.
“Berdasarkan data update terakhir, bencana banjir yang terjadi kemarin mengakibatkan 1.047 KK terdampak di Lombok Barat dan 300 KK di Lombok Tengah,” ujar Sadimin, Rabu.






