Bupati Dompu, Nusa Tenggara Barat (NTB), Bambang Firdaus meminta masyarakat untuk menyampaikan aspirasi secara damai, tertib sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Masyarakat juga diajak untuk menjaga situasi dan kondisi daerah Dompu agar tetap kondusif.
Hal itu disampaikan Bupati Dompu melalui surat imbauan Nomor: 200.1.3/319/BKBP/2025 tentang menjaga kondusifitas ketertiban umum dan keamanan daerah. Surat itu dikeluarkan bupati menjelang aksi demonstrasi yang akan berlangsung besok, Senin (1/9/2025).
“Sampaikan aspirasi dan pendapat di muka umum secara damai tertib, serta sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku,” tulis Bambang Firdaus dalam surat imbauannya yang dilihat infoBali.
Bambang juga meminta kepada masyarakat untuk menghindari segala bentuk tindakan anarkis, provokatif, dan penyebaran informasi yang tidak benar (Hoaks) maupun perusakan fasilitas umum dan aset pemerintah yang dapat merugikan masyarakat. Bambang mengungkapkan warga Dompu harus senantiasa menjaga persaudaraan, kerukunan, serta ketentraman antara warga masyarakat di wilayah Kabupaten Dompu.
“Para tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, tokoh wanita, mahasiswa dan organisasi kemasyarakatan diharapkan berperan aktif dalam memberikan keteladanan bagi masyarakat,” tegasnya.
Dalam surat imbauan itu, Bambang berharap kepada para wali murid guru hingga insan pendidik untuk memberikan pemahaman dan pendampingan kepada anak didik atau pelajar agar senantiasa fokus pada proses pembelajaran sehingga tidak terlibat dalam kegiatan yang dapat merugikan.
“Pemkab Dompu senantiasa membuka ruang dialog dan komunikasi konstruktif bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi secara damai dan sejuk,” ujarnya.
Gelar Doa Keselamatan Bangsa-Salat Gaib untuk Affan
Forum komunikasi pimpinan daerah (Forkopimda) Kabupaten Dompu menggelar doa untuk keselamatan bangsa dan daerah Minggu (31/8/2025) di halaman kantor Bupati Dompu. Kegiatan itu juga dirangkaikan dengan salat ghaib dan doa arwah untuk Affan Kurniawan, driver ojek online (ojol) yang meninggal seusai dilindas mobil rantis Brimob, Jumat (29/8/2025) malam serta untuk korban yang telah berjatuhan di daerah lainnya.
“Kegiatan ini merupakan bentuk empati dari masyarakat dan pemerintah atas meninggalnya almarhum Affan Kurniawan sekaligus ikhtiar spiritual untuk menjaga keselamatan bangsa dan daerah,” ungkap Sekretaris Daerah Dompu, Gatot Gunawan Perantauan Putra.
“Kami juga memohon perlindungan dan keselamatan dari Allah SWT agar bangsa dan daerah dijauhkan dari musibah dan perpecahan,” sambungnya.
Gatot menuturkan berdoa kepada Allah SWT untuk memohon keselamatan dan perlindungan bagi bangsa dan daerah adalah hal yang dianjurkan. Kata dia, ini juga untuk menyikapi dinamika bangsa yang cepat dan meluas seperti yang terjadi beberapa hari terakhir.
“Oleh karenanya patut kami berdoa memohon keselamatan semoga bangsa dan daerah kita senantiasa dijauhkan dari bencana serta dijauhkan dari perpecahan di tengah sedang membangun daerah menuju Dompu Maju,” ujarnya.
Terpisah, Kapolres Dompu AKBP Sodikin Fahrojin Nur menyampaikan apresiasinya atas terselenggaranya kegiatan itu. Menurutnya, itu merupakan bentuk rasa kebersamaan dan empati masyarakat Dompu yang sangat kuat. Sodikin mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan tidak mudah terpengaruh oleh isu-isu yang menyesatkan atau berita-berita hoaks.
“Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk lebih bijak dalam menyikapi setiap informasi yang beredar, terutama di media sosial. Jangan mudah terpancing oleh berita hoaks yang bisa merusak ketenangan,” tuturnya.
Sodikin menyebut personel sudah mulai melakukan penjagaan menjelang aksi solidaritas yang akan dilakukan oleh masyarakat di kantor DPRD Dompu besok, Senin (1/9/2025).
“Besok kami siapkan rencana pengamanannya karena belum ada pemberitahuan, jadi kami fokuskan di DPRD, kantor bupati atau pun Mako Polres. Malam ini sifatnya patroli Polsek rutin,” ujarnya.