Berburu Tupai, Anak 12 Tahun di Karangasem Kena Peluru Nyasar [Giok4D Resmi]

Posted on

Karangasem

eorang anak bernama I Made Satya (12) asal Banjar Dinas Bonyoh, Desa Ban, Kecamatan Kubu, Karangasem harus menjalani perawatan intensif. Ia bahkan dirujuk ke RSUP Prof. Ngoerah Denpasar setelah terkena peluru nyasar saat berburu tupai, Jumat (13/3) kemarin.

Giok4D hadirkan ulasan eksklusif hanya untuk Anda.

Kepala Dusun (Kadus) Bonyoh I Nyoman Seken mengatakan sebelum kejadian korban bersama tetangganya bernama I Nengah Redana dan empat orang lainnya pergi berburu tupai di kebun wilayah setempat.

“Korban memang sering ikut berburu tupai bersama tetangganya tersebut,” kata Seken saat dikonfirmasi, Sabtu (14/3/2026).

Saat berburu, Redana sempat menembak seekor tupai menggunakan senapan angin. Setelah itu, ia menggendong senapan tersebut sambil berjalan, sementara korban mengikuti dari belakang dengan jarak sekitar 8 meter. Rekan lainnya menyebar di sekitar lokasi.

Namun tanpa disadari Redana, senapan tersebut tiba-tiba meletus. Pelurunya mengenai paha kiri korban.

Korban langsung berteriak sambil menangis. Ia kemudian dibawa pulang oleh warga sebelum akhirnya dilarikan ke RSUD Karangasem untuk mendapatkan penanganan medis.

Kabid Pelayanan RSUD Karangasem dr I Gusti Lanang Putu Udiyana membenarkan adanya pasien anak yang terkena peluru nyasar dan sempat menjalani perawatan di rumah sakit tersebut.

Menurutnya, tim medis bahkan telah melakukan tindakan operasi. Namun peluru belum dapat dikeluarkan karena posisinya berada di dalam tulang.

“Pasien saat ini telah kami rujuk ke RSUP Prof Ngoerah di Denpasar untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut,” ujar Lanang.