Pemerintah membuka jalan bagi warga Indonesia yang ingin melanjutkan kuliah S2 dan S3 gratis melalui program beasiswa yang diselenggarakan oleh Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP). Program ini dibentuk pemerintah demi meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkualitas, dan mempersiapkan masa depan generasi penerus bangsa yang lebih baik.
LPDP merupakan lembaga dalam negeri yang beroperasi di bawah naungan Kementerian Keuangan RI yang memiliki program pembiayaan studi lanjut pada program Magister atau Doktoral yang diambil melalui pemanfaatan Dana Pengembangan Pendidikan Nasional (DPPN). Beasiswa ini akan menyediakan pembiayaan secara penuh yang terdiri dari dana pendidikan dan dana pendukung.
Maka dari itu, bagi calon pendaftar yang memiliki minat untuk mendaftar pada program beasiswa ini bisa mulai mempersiapkan diri. Berikut jadwal, persyaratan, dan cara daftar Beasiswa Fellowship LPDP 2026. Yuk, simak informasi selengkapnya!
• Pendaftaran seleksi: 1-12 Januari 2026
• Seleksi administrasi: 13-20 Januari 2026
• Pengumuman hasil seleksi administrasi: 21 Januari 2026
• Perbaikan dokumen: 21-24 Januari 2026
• Proses verifikasi perbaikan dokumen: 26-28 Januari 2026
• Pengumuman hasil perbaikan dokumen: 30 Januari 2026
• Seleksi substansi: 2-6 Februari 2026
• Pengumuman Hasil Seleksi Substansi: 13 Februari 2026
• Intake studi paling cepat: Maret 2026
Pendaftar Beasiswa Fellowship harus memenuhi persyaratan sebagai berikut:
• Warga Negara Indonesia yang berprofesi sebagai Dokter Spesialis PNS atau Dokter Spesialis Non-PNS.
• Pendaftar belum pernah atau tidak sedang menerima Beasiswa Fellowship Dokter Spesialis dari LPDP sebelumnya.
• Mengunggah surat penerimaan Program Fellowship dari Unit Penyelenggara dan disertai lampiran informasi biaya pendidikan atau tuition fee dengan intake paling cepat sesuai dengan yang tercantum pada jadwal seleksi Beasiswa Fellowship.
• Mengunggah Surat Tanda Registrasi (STR) Dokter Spesialis yang masih berlaku.
• Mengunggah Surat Ijin Praktek (SIP) Dokter Spesialis yang masih berlaku di Rumah Sakit Pengusul.
• Mengunggah esai rencana kerja dan urgensi mengikuti Program Fellowship yang ditandatangani oleh pendaftar.
• Pendaftar tidak sedang menempuh studi (on going) Program Fellowship atau dokter subspesialis baik di dalam negeri maupun di luar negeri.
• Tidak akan menerima beasiswa dari sumber lain yang berpotensi double funding selama menjadi penerima beasiswa LPDP.
• Pendaftar yang telah selesai menempuh program magister dan/atau doktor dapat mendaftar pada program Beasiswa Fellowship.
• Mengunggah dokumen Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) jenjang profesi dokter spesialis yang dibuktikan dengan transkrip nilai asli atau fotokopi transkrip nilai yang telah dilegalisir.
• Bagi pendaftar yang berstatus PNS/TNI/POLRI wajib mengunggah surat usulan mengikuti beasiswa LPDP.
• Mengunggah surat rekomendasi dari Pimpinan Rumah Sakit Pengusul (Direktur).
• Bersedia menandatangani/menyetujui surat pernyataan pada aplikasi pendaftaran.
• Menulis profil diri pada formulir pendaftaran online.
• Menulis komitmen kembali ke Indonesia, rencana pasca Program Fellowship, dan rencana kontribusi di Indonesia.
• Pendaftar tidak sedang dalam proses perkara pidana, menjalani hukuman disiplin, menjalani pemberhentian sementara sebagai PNS, menjalani hukuman karena melakukan tindak pidana atau melaksanakan pendidikan dan pelatihan penjenjangan.
• Pendaftar tidak pernah dijatuhi jenis hukuman disiplin tingkat berat untuk calon peserta yang berstatus PNS atau tidak pernah diberhentikan, gagal atau dibatalkan dalam BPIDS (Beasiswa Pendidikan Indonesia Dokter Spesialis) LPDP yang disebabkan oleh kelalaian dan kesalahannya.
• Mendaftar secara online lewat
• Melengkapi dan mengunggah semua dokumen yang dipersyaratkan pada aplikasi pendaftaran.
• Pastikan melakukan submit aplikasi pendaftaran untuk mendapatkan kode registrasi/pendaftaran.
Demikian jadwal, persyaratan, dan cara daftar Beasiswa Fellowship LPDP 2026. Semoga bermanfaat ya, infoers!






