Wajah bantaran Tukad Badung di Jalan Hasanuddin, Denpasar, kini tampak lebih cantik. Hal itu seiring proyek penataan yang sudah rampung sejak akhir tahun lalu. Ruang publik itu sekarang menjadi tempat rekreasi baru bagi warga Kota Denpasar.
Pantauan infoBali, proyek penataan kawasan Tukad Badung selatan Jalan Hasanuddin sepanjang 120 meter sudah terlihat rapi. “Proyek penataan Tukad Badung Jalan Hasanuddin sudah selesai, saat ini tinggal pemeliharaan saja,” ujar Sekretaris Dinas (Sekdis) Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kota Denpasar Putu Tony Marthana Wijaya.
Penataan Tukad Badung yang menelan anggaran kurang lebih Rp 6 miliar, dirancang untuk memberikan ruang bagi masyarakat Kota Denpasar dan sekitarnya sebagai sarana edukasi sekaligus bersantai dengan panorama yang estetika di tengah Kota Denpasar.
Di sana ada tempat duduk dan taman. Ruang publik ini juga dihiasi ornamen khas Bali, lampu taman, hingga pagar pembatas di bagian atas. Sayang, belum terlihat ada tempat sampah di sana.
Namun begitu, Pemkot Denpasar meminta agar masyarakat tetap menjaga kebersihan di kawasan Tukad Badung. Taman baru di bantaran itu juga terhubung hingga ke utara dekat Pasar Badung dan Pasar Kumbasari, Denpasar.
“Dengan penataan ini, kami harap bisa menjadikan kawasan Tukad Badung menjadi tempat rekreasi bagi masyarakat,” tandas Tony.






