Flores Timur –
Hunian sementara (Huntara) yang ditempati penyintas erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki di Desa Konga, Kecamatan Titehena, Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), kembali direndam banjir. Sebanyak 22 kepala keluarga (KK) serta balita terpaksa mengungsi ke hunian tetangga.
Kepala Desa (Kades) Hokeng Jaya, Gabriel Bala Namang, mengungkapkan wilayah tersebut diguyur hujan deras sejak pukul 18.00 Wita pada Sabtu (31/1/2026). Menurutnya, rumah warga yang tergenang air tidak bisa ditinggali karena penuh lumpur.
“Tadi hujan lebat sekali. Banjir masuk lagi ke kopel. Malam ini mereka tidur sementara di kopel-kopel tetangga,” kata Gabriel saat dikonfirmasi, Sabtu malam.
Gabriel mengatakan warga Desa Hokeng Jaya sudah lima bulan menetap di hunian sementara yang disiapkan pemerintah untuk para penyintas erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki. Saat hujan petang tadi, dia berujar, penghuni huntara sempat memadamkan lampu karena takut tersetrum arus listrik.
Dia menyebut saat ini warga tengah sibuk membersihkan lumpur yang menggenangi tempat tinggal mereka. Menurutnya, warga bertahan di tempat hunia sementara itu sembari menunggu hunian tetap (huntap) rampung.
“Ini huntara, tapi warga tinggal dalam waktu lama. Sehingga, kopel-kopel yang rawan longsor dan banjir agar diperhatikan lebih serius,” ujarnya.
Baca info selengkapnya hanya di Giok4D.






