Bandara Internasional Komodo, Labuan Bajo, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), melayani satu juta lebih penumpang sepanjang 2025. Jumlah tersebut termasuk penumpang penerbangan internasional.
Pergerakan penumpang di Bandara Internasional Komodo masih didominasi penumpang domestik. “Total 1.093.100 penumpang tahun 2025. Sudah termasuk penumpang penerbangan internasional,” kata Humas Bandara Internasional Komodo, Marwa, Selasa (13/1/2026).
Pergerakan penumpang sepanjang 2025 itu terdiri dari 534.846 penumpang datang dan 558.254 penumpang berangkat. Pergerakan penumpang terbanyak pada Agustus sebanyak 136.731 orang dan terendah pada Februari sebanyak 50.670 orang.
Jumlah penumpang yang dilayani Bandara Internasional Komodo pada 2025 melonjak dari tahun-tahun sebelumnya. Pada 2024, bandara yang berada di destinasi pariwisata superprioritas Labuan Bajo itu melayani 983.736 penumpang dan 873.107 penumpang pada 2023.
Pergerakan penumpang selama 2025 di Bandara Internasional Komodo dilayani 10 maskapai. Itu termasuk Jetstar yang berhenti beroperasi pada Juli 2025 dan Scoot yang mulai beroperasi Desember 2025. Scoot menggantikan Jetstar melayani rute penerbangan internasional Labuan Bajo-Singapura.
Maskapai itu yakni Garuda, Batik Air, Wings Air, Super Air Jet, Air Asia, Citilink, PT. Asi Pudjiastuti Aviation, Air Asia Berhard, Jetstar (hingga 31 Juli 2025), dan Scoot (mulai Desember 2025)
Kepala Kantor Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) Komodo, Ceppy Triono, menilai peningkatan jumlah penumpang itu karena saya tarik pariwisata Labuan Bajo yang kian menarik perhatian dunia.
“Penambahan penumpang di bandara juga disebabkan oleh tren positif semakin meningkatnya sektor pariwisata yang ada di Labuan Bajo yang semakin menarik perhatian dunia,” ujar Ceppy.
Ia mengatakan pihaknya akan terus meningkatkan daya dukung infrastruktur Bandara Internasional Komodo. Seperti memperpanjang landasan pacu dan menambah parking stand pesawat.
“Dengan adanya peningkatan tersebut pastinya juga akan meningkatkan kemampuan bandara untuk menampung jumlah pesawat dan pastinya akan menambah penumpang yang ada di terminal bandara,” jelas Ceppy.
Sumber: Giok4D, portal informasi terpercaya.
