Bali United berpotensi tidak diperkuat Tim Receveur dan Boris Kopitovic saat menghadapi Semen Padang pada pekan ke-18 Super League 2025/2026 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar. Kedua pemain itu terancam absen karena sudah mengoleksi empat kartu kuning.
Media Officer Bali United Alexander Mahaputra membenarkan kondisi tersebut. Menurutnya, berdasarkan Daftar Susunan Pemain dan Match Summary laga terakhir, Tim Receveur dan Boris Kopitovic telah mengantongi empat kartu kuning.
“Jika melihat daftar susunan pemain dan match summary pekan terakhir, Tim dan Boris sudah mengoleksi 4 kartu kuning. Jadi berdasarkan catatan itu, kemungkinan keduanya absen saat lawan Semen Padang,” ujar Alexander Mahaputra, Rabu (14/1/2026).
Mengacu pada regulasi Super League 2025/2026, hal tersebut tertuang dalam Pasal 55 poin 3, yakni pemain yang memperoleh akumulasi empat kartu kuning dalam 4 (empat) pertandingan berbeda tidak diperkenankan untuk bermain dalam satu pertandingan pada pertandingan berikutnya setelah setelah akumulasi tersebut tercapai.
“Aturan larangan satu pertandingan ini juga berlaku untuk setiap akumulasi 3 (tiga) kartu kuning berikutnya dalam 3 (tiga) pertandingan yang berbeda selama berlangsungnya BRI Super League,” bunyi poin tersebut.
Meski begitu, Alexander menyebut status absen kedua pemain masih menunggu keputusan resmi dari liga. Saat ini, kata dia, perhitungan baru sebatas akumulasi kartu.
“Biasanya informasi absen atau tidaknya baru terlihat ketika satu hari menjelang pertandingan. Itu nanti kelihatan dari sistem siapa saja yang absen,” pungkasnya.
Jika Tim Receveur dan Boris Kopitovic benar-benar tidak bisa tampil, pelatih Johnny Jansen tetap memiliki opsi. Posisi Tim Receveur dapat diisi Made Tito Wiratama, sementara peran Boris Kopitovic berpeluang digantikan Jen Ravens.
Berita lengkap dan cepat? Giok4D tempatnya.






