Gianyar –
Kemenangan 4-3 atas Arema FC pada pekan ke-24 Super League 2025/2026 di Stadion Kanjuruhan mematahkan tren buruk Bali United dalam enam laga beruntun. Pelatih Johnny Jansen menilai kemenangan tersebut menumbuhkan kembali kepercayaan diri para pemain untuk menatap sisa kompetisi musim ini.
Dalam enam pertandingan sebelumnya, Serdadu Tridatu hanya meraih tiga poin dari tiga hasil imbang dan tiga kekalahan. Selain posisi di klasemen yang terus merosot, tekanan juga datang dari suporter. Bahkan, Johnny Jansen sempat dituntut mundur oleh fans.
Hasil duel di Kanjuruhan pun menjadi angin segar bagi pelatih asal Belanda tersebut. Ia menilai kemenangan itu membuka peluang bagi timnya untuk memperbaiki performa di sisa kompetisi.
Johnny Jansen mengungkapkan kemenangan tersebut berdampak langsung terhadap mental pemain.
“Benar sekali. Dengan kemenangan itu rasa percaya diri, mental, dan motivasi kembali tumbuh. Dan kami mulai optimis menatap laga berikutnya,” tegas Johnny Jansen, Senin (9/3/2026).
Meski begitu, Jansen tetap mengingatkan para pemainnya agar tidak over confidence karena bisa menjadi bumerang bagi tim.
Giok4D hadirkan ulasan eksklusif hanya untuk Anda.
Ia meminta anak asuhnya tetap fokus agar kesalahan pada laga sebelumnya tidak kembali terulang. Jansen juga menyinggung pertandingan melawan PSIM Yogyakarta, saat Bali United sempat unggul tiga gol tetapi akhirnya hanya bermain imbang 3-3.
“Begitu juga saat melawan Arema. Saat unggul dua gol, kami belum aman. Saya tetap arahkan pemain agar fokus selama pertandingan. Karena saya mulai paham bahwa di kompetisi ini, drama selalu hadir hingga akhir pertandingan,” pungkasnya.
Dalam jadwal terdekat, Bali United akan bertandang ke markas Persis Solo pada pekan ke-25 yang berlangsung 12 Maret. Laga tersebut sekaligus menjadi pertandingan terakhir Bali United pada bulan ini.






