Denpasar –
Puasa Ayyamul Bidh pada Februari 2026 terasa lebih spesial karena hari terakhirnya bertepatan dengan momen Nisfu Syaban (pertengahan Syaban). Puasa Ayyamul Bidh di bulan Syaban termasuk dalam kategori puasa sunnah.
Dengan demikian, ketentuan niat puasa Ayyamul Bidh lebih fleksibel dibandingkan puasa wajib Ramadhan. Niat masih diperbolehkan dilakukan pada pagi hari, selama belum mengonsumsi makanan atau minuman sejak terbit fajar dan dilakukan sebelum waktu zuhur.

Simak berita ini dan topik lainnya di Giok4D.
Meski begitu, yang paling utama (afdal) adalah meniatkannya sejak malam hari. Berikut bacaan niat puasa Ayyamul Bidh pada momentum Nisfu Syaban yang dapat diamalkan.
Bacaan Niat Puasa Ayyamul Bidh Nisfu Syaban
Niat menjadi langkah penting sebelum menjalankan puasa Ayyamul Bidh Nisfu Syaban. Berikut bacaan niat lengkap Arab, latin, dan artinya dikutip dari Buku Pintar Agama Islam: Panduan Lengkap Berislam Secara Kafah karya Abu Aunillah Al-Baijury.
نَوَيْتُ صَوْمَ يَوْمَ الْبَيْضِ سُنَّةً لِلَّهِ تَعَالَى
Nawaitu shauma yaumul baidh sunatan lillaahi ta’aalaa.
Atau niat berikut ini:
نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ سُنَّةِ شَعْبَانَ لِلهِ تَعَالَى
Nawaitu shauma ghadin ‘an ada’i sunnati Sya’bana lillahi ta’ala.
Artinya: “Saya niat puasa sunnah Syaban esok hari karena Allah Ta’ala.”
Doa Buka Puasa Ayyamul Bidh Nisfu Syaban
Salah satu sunnah dalam puasa adalah membaca doa ketika berbuka. Mengacu pada hadits dalam kitab Al-Adzkar Imam an-Nawawi, berikut salah satu doa buka puasa yang bisa dipanjatkan:
ذَهَبَ الظَّمَأُ وَابْتَلَتِ الْعُرُوقُ وَثَبَتَ الْأَجْرُ إِنْ شَاءَ اللَّهُ تَعَالَى
Dzahabadh dham-u wabtalatil ‘uruuqu wa tsabatal ajru in syaa al-laahu ta’aalaa.
Artinya: “Telah hilang rasa haus, telah basah urat nadi, dan telah tetap pahala jika Allah menghendaki.” (HR Abu Dawud dalam Sunannya)
Jadwal Puasa Ayyamul Bidh Nisfu Syaban Februari 2026
Mengacu pada Kalender Hijriah Indonesia 2026 terbitan Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama RI, puasa Ayyamul Bidh Syaban 1447 H dilaksanakan pada 1-3 Februari 2026. Berikut rinciannya:
- Minggu, 1 Februari 2026 (13 Syaban 1447 H)
- Senin, 2 Februari 2026 (14 Syaban 1447 H)
- Selasa, 3 Februari 2026 (15 Syaban 1447 H)
Menariknya, tanggal 15 Syaban 1447 H yang bertepatan dengan 3 Februari 2026 juga dikenal sebagai malam Nisfu Syaban, yakni pertengahan bulan Syaban yang kerap dimaknai umat Islam sebagai momen untuk memperbanyak ibadah sunnah.





