Jembrana –
Kecelakaan maut saat arus mudik Lebaran terjadi di Jalan Denpasar-Gilimanuk, tepatnya di Desa Banyubiru, Kecamatan Negara, Jembrana, Sabtu (14/3/2026). Sebuah mobil Toyota Calya menabrak sepeda motor Yamaha Mio yang sedang berhenti di bahu jalan hingga mengakibatkan bocah berusia 10 tahun tewas dalam insiden tersebut.
Kecelakaan bermula saat mobil berpelat DK 1834 FBU dikemudikan oleh pemuda berinisial DH (21) melaju dari arah barat (Gilimanuk) menuju timur (Denpasar). Setibanya di lokasi kejadian, DH diduga kehilangan kendali sehingga mobil bergerak ke kiri dan keluar dari badan jalan.
“Kendaraan roda empat tersebut diduga tidak dapat dikendalikan secara maksimal sehingga bergerak ke kiri dan keluar dari badan jalan, kemudian menabrak sepeda motor yang sedang berhenti di bahu jalan sebelah kiri,” ungkap Kapolres Jembrana AKBP Kadek Citra Dewi Suparwat, Sabtu (14/3/2026).
Saat itu sepeda motor Yamaha Mio dikendarai oleh IPM (12) yang berboncengan dengan IKR (10). Keduanya terpental akibat benturan keras.
Nahas, nyawa IKR tidak tertolong. Korban mengalami luka serius dan dinyatakan meninggal dunia saat dalam perjalanan menuju RSU Negara.
Sementara itu, IPM mengalami sejumlah luka-luka. Saat ini, korban masih mendapatkan perawatan intensif dari tim medis.
Polisi telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta mengamankan kendaraan yang terlibat kecelakaan. Petugas juga memeriksa sejumlah saksi untuk mengetahui penyebab pasti insiden tersebut.
“Kerugian materiil akibat kerusakan pada kedua kendaraan diperkirakan mencapai Rp 15 juta,” imbuhnya.
Polisi mengimbau pengendara agar meningkatkan kewaspadaan, terutama di tengah arus mudik Lebaran yang mulai meningkat. “Saat ini dalam situasi arus mudik 2026 sehingga kita harus meningkatkan kewaspadaan. Kami imbau untuk pengendara selalu berhati-hati dan beristirahat jika mengalami kelelahan,” tandas Citra.
