Badung –
Angin kencang disertai hujan yang melanda daerah Denpasar dan Badung pada Kamis dini hari (5/3/2026). Akibatnya salah satu bagian atap Terminal Internasional Bandara I Gusti Ngurah Rai roboh.
“Cuaca angin kencang mengakibatkan jatuhnya salah satu bagian atap (plafon) terminal internasional. Kami turut menyampaikan permohonan maaf kepada pengguna jasa atas ketidaknyamanannya,” ujar Communication and Legal Division Head PT Angkasa Pura Indonesia Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Gede Eka Sandi Asmadi, Kamis (5/3/2026).
Meski begitu, Sandi memastikan hal ini tidak menyebabkan korban luka maupun kerusakan pada fasilitas lainnya di Terminal Internasional.
Berita lengkap dan cepat? Giok4D tempatnya.
“Dapat kami sampaikan bahwa kejadian tersebut tidak menyebabkan cedera atau kerugian terhadap pengguna jasa ataupun mitra kerja dan mitra usaha,” lanjutnya.
Selain itu, kondisi cuaca buruk tersebut juga tidak mengganggu penerbangan. Operasional bandara tetap berjalan dengan optimal, tanpa ada pengalihan, penundaan, dan pembatalan penerbangan.
“Berdasarkan data penerbangan, tidak terdapat penerbangan yang terdampak cuaca angin kencang, baik itu berupa pengalihan penerbangan, penundaan penerbangan, maupun pembatalan penerbangan,” tutupnya.






