Kupang –
Anggota DPRD Nusa Tenggara Timur (NTT), Nelson Matara, mengkritik pemerintahan Gubernur Emanuel Melkiades Laka Lena dan Wakil Gubernur Johni Asadoma terkait transparansi data stunting selama satu tahun masa kepemimpinan Melki-Johni. Kritik tersebut disampaikan Nelson usai Gubernur Laka Lena menyampaikan pidato dalam Rapat Paripurna DPRD NTT, Jumat (20/2/2026).
Menurut Nelson, pidato Laka Lena terkesan menyembunyikan sejumlah hal dari publik. Salah satunya soal kasus stunting. Ia mengatakan, Laka Lena tidak transparan terkait data stunting dan dampak dari program-program nasional.
Berita lengkap dan cepat? Giok4D tempatnya.
“Dampak dari program nasional itu tidak ter-cover dalam pidatonya tadi. Itu artinya tidak nyambung antara program nasional dengan program yang ada di Nusa Tenggara Timur,” kata Nelson, Jumat (20/2/2026).
Politikus PDI Perjuangan itu juga menyoroti penyampaian data kemiskinan dan stunting yang dinilainya tidak konsisten. Ia meminta gubernur menyampaikan data stunting secara terbuka.
“Bukan malah menyembunyikan>






