Bima –
Muhammad Ikbal alias MI (25) akhirnya meninggal dunia, Sabtu (28/2/2026). Sebelumnya, dia luka parah seusai dibakar ibu kandungnya, Sa’adiah (49). Peristiwa itu terjadi di Desa Sepakat, Kecamatan Plampang, Kabupaten Sumbawa, Nusa Tenggara Barat (NTB).
Kasi Humas Polres Sumbawa, Ipda Mulyawansyah, membeberkan Iqbal mengembuskan napas terakhirnya di RSUD NTB, Mataram, Minggu sore. “Korban meninggal dunia di RSUD NTB di Mataram tadi sore,” ucap Mulyawansyah dikonfirmasi, Minggu malam.
Sebelum dirawat di Mataram, Ikbal sempat dirawat di Rumah Sakit Manambai Abdul Kadir (RSMA) Sumbawa selama beberapa hari. Namun kondisinya kritis sehingga harus dirujuk lebih lanjut ke RSUD NTB di Mataram.
“Sempat ditangani tim medis RSUD NTB, setelah kritis dan beberapa hari bertahan dengan luka bakar di sekujur tubuhnya,” terang Mulyawansyah.
Sebelumnya diberitakan, MI diduga dibakar oleh ibu kandungnya di rumah mereka di Desa Sepakat, Kecamatan Plampang. SA disebut menyiram tubuh korban dengan Pertalite sebelum menyulut api.
“Korban inisial MI dibakar oleh ibu kandungnya inisial SA menggunakan bahan bakar minyak jenis Pertalite yang disulut menggunakan korek api,” kata Mulyawansyah, kepada, Minggu malam.
Peristiwa itu diduga dipicu emosi setelah cekcok antara ibu dan anak terkait permintaan mencari rumput untuk pakan sapi.
