Ala Ayuning Dewasa Kalender Bali 25 Februari 2026: Tak Baik untuk Menikah

Posted on

Denpasar

Rabu, 25 Februari 2026 ternyata tidak baik untuk melangsungkan perkawinan. Hal itu berdasarkan perhitungan ala ayuning dewasa atau baik buruknya hari berdasarkan kalender Bali.

Kalender Bali hari baik atau buruk berdasarkan perhitungan khusus. Ala ayuning dewasa digunakan oleh masyarakat Hindu di Bali dalam menentukan baik buruknya hari, termauk dalam melakukan kegiatan adat dan ritual.

Simak ala ayuning dewasa untuk Rabu, 25 Februari 2026 berdasarkan perhitungan kalender Bali sebagaimana informasi yang dikutip dari kalenderbali.org.

  • Carik Walangati
    Tidak baik untuk melakukan pernikahan/wiwaha, atiwa-tiwa/ngaben dan membangun rumah.
  • Catur Laba
    Baik untuk bepergian menuju arah utara, upacara Manusa Yadnya, dan Pitra Yadnya.
  • Cintamanik
    Baik untuk melakukan upacara potong rambut.
  • Dina Carik
    Tidak baik dipakai dewasa.
  • Gagak Anungsang Pati
    Tidak baik melakukan upacara membakar mayat, atiwa-tiwa.
  • Geni Murub
    Baik untuk segala pekerjaan yang mempergunakan api, seperti membakar bata mentah, genteng, dan lain-lain.
    Tidak baik untuk membangun, mengatapi rumah.
  • Gni Rawana Jejepan
    Baik untuk memulai pekerjaan yang menggunakan api, seperti membakar genteng, batu bata, keramik, gerabah, membuat senjata tajam (pande besi).
    Tidak baik mengatapi rumah, melaspas, dan bercocok tanam.
  • Gni Rawana Rangkep
    Baik untuk segala pekerjaan yang mempergunakan api.
    Tidak baik untuk membangun dan mengatapi rumah.
  • Kala Rumpuh
    Tidak baik untuk pindah rumah, memulai memelihara ayam, itik, sapi, kerbau, kambing, dan babi (ternak).
  • Kala Tampak
    Tidak baik untuk dewasa nikah (perkawinan).
  • Kala Upa
    Baik untuk memulai mengambil/memelihara ternak (wewalungan).
  • Macekan Agung
    Untuk membuat benda-benda runcing untuk pura seperti pengawin, tumbak, senjata pengider-ider, dan sebagainya.
  • Macekan Lanang
    Baik untuk membuat taji, tombak, keris, alat penangkap ikan.
    Tidak baik untuk upacara yadnya.
  • Pemacekan
    Baik untuk mengerjakan sawah/tegal, membuat tombak penangkap ikan.
    Tidak baik melaksanakan yadnya.
  • Salah Wadi
    Tidak baik untuk melakukan Manusa Yadnya (wiwaha, mepandes, potong rambut dll.) Pitra Yadnya (Penguburan, atiwa-tiwa/ngaben, nyekah, ngasti dll.
  • Sampi Gumarang Munggah
    Tidak baik menanam padi dan jagung.
  • Sarik Agung
    Tidak baik untuk segala pekerjaan.
  • Titi Buwuk
    Baik untuk menghilangkan penyakit karena guna-guna dan sejenisnya.
    Tidak baik untuk memulai suatu pekerjaan penting bepergian, membuat tangga/banggul.
  • Naga Naut
    Tidak baik untuk dewasa ayu.
  • Pararasan: Laku Bulan
  • Pancasuda: Bumi Kapetak
  • Ekajalaresi: Suka Pinanggih
  • Pratiti: Upadana