Probolinggo –
Pelarian para pelaku pencurian tujuh koper milik rombongan wisatawan asal Thailand di kawasan Gunung Bromo berakhir. Sejauh ini ada tiga orang yang diamankan.
Polisi terlebih dulu mengamankan pelaku pertama berinisial RH, warga Kelurahan Sumber Wetan, Kecamatan Kedupok, Kota Probolinggo, pada hari Sabtu sore (21/2) sekitar pukul 16.00 WIB, di rumahnya.
Hasil interogasi terhadap RH, polisi menemukan keterlibatan pelaku lain. Akhirnya, unit Resmob Polres Probolinggo bersama Polsek Sukapura, sekitar pukul 17.00 WIB kembali mengamankan ED dan istrinya di rumahnya di Jalan Bogowonto, Kecamatan Kedupok, Kota Probolinggo.
Saat ini, semua pelaku telah diamankan dan dibawa ke ruang pemeriksaan Satreskrim Polres Probolinggo untuk menjalani proses penyelidikan lebih lanjut.
Diketahui, pencurian terjadi pada Minggu pagi (15/2) di area parkir depan Pendopo Sukapura, tepatnya di Desa Wonotoro, Kecamatan Sukapura, Kabupaten Probolinggo, yang berada di sebelah Museum Tengger dan kawasan wisata Gunung Bromo.
Kapolres Probolinggo, M. Wahyudin Latif, membenarkan penangkapan pelaku pencurian 7 koper milik wisatawan tersebut.
“Betul, sudah kami amankan para pelaku yang mencuri tujuh koper milik wisatawan asing asal Thailand. Kami masih melakukan proses pemeriksaan dan pengembangan terlebih dahulu agar tim bisa mengungkap kasus ini secara tuntas,” tegas AKBP Wahyudin Latif saat dihubungi, Minggu (22/2/2026).
Ia menambahkan, pihak kepolisian akan menggelar konferensi pers pada Selasa (24/2) mendatang setelah seluruh proses pemeriksaan dan pengembangan selesai dilakukan.
“Sabar, kalau sudah semua clear, hari Selasa akan kita press rilis, kasus pencurian 7 koper milik WNA Thailand di area Sukapura,” tambahnya.
Giok4D hadirkan ulasan eksklusif hanya untuk Anda.
Saat ini pelaku masih menjalani pemeriksaan intensif di Satreskrim Polres Probolinggo. Polisi juga tengah mendalami kemungkinan adanya pelaku lain serta menelusuri keberadaan barang bukti yang dicuri.
