Bupati Endi Larang Toko Ritel Masuk Kampung di Manggarai Barat

Posted on

Bupati Manggarai Barat Edistasius Endi menyambut baik kehadiran toko ritel yang kini banyak bermunculan di Labuan Bajo, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT). Namun, Edi Endi melarang mereka masuk hingga ke kampung-kampung.

Larangan itu dimaksudkan agar kehadiran toko ritel berjejaring tidak mematikan UMKM di kampung-kampung di Manggarai Barat.

“Yang kami tekankan tidak boleh (toko ritel) di kampung kampung. Kalau di sekitar kota Labuan Bajo, ayo silahkan. Kalau di kampung – kampung itu kita harus memberikan kesempatan kepada para pengusaha UMKM,” tegas Edi Endi dalam keterangannya, Rabu (14/12026).

“Dan kami ajak (toko ritel) harus ambil bagian bagaimana membimbing dan memberikan edukasi kepada para pengusaha UMKM,” lanjut dia.

Hal itu ditegaskan Edi Endi saat penyaluran bantuan program Corporate Social Responsibility (CSR) Indomaret kepada Puskesmas Batu Cermin di Labuan Bajo, Rabu (14/1/2026).

Edi Endi mengatakan kehadiran toko ritel tidak hanya berpartisipasi dalam menurunkan angka pengangguran terbuka dan pengentasan kemiskinan melalui penyediaan lapangan kerja. Tapi juga harus mendukung keberadaan pengusaha UMKM lokal.

Jika toko ritel bersiang dengan pengusaha UMKM atau pemilik kios dan warung warung kecil, kata Edi Endi, itu bisa menyebabkan tidak stabilnya iklim berinvestasi.

“Dengan demikian tidak terjadi gap atau gini ratio antara sekelompok masyarakat dan mayoritas itu gapnya sangat tinggi, karena jika gap-nya tinggi maka stabilitas tidak bisa terkendali, jika demikian maka orang tidak punya kenyamanan untuk berinvestasi,” tegas Edi Endi.

Indomaret beroperasi sejak Agustus 2025 di Labuan Bajo. Saat ini terdapat tujuh gerai Indomaret di berbagai lokasi dalam kota Labuan Bajo. Indomaret bersaing dengan toko ritel lainnya, seperti Alfamart, yang sudah ada lebih dahulu di Labuan Bajo.