Dinas Kesehatan (Dinkes) Bali mengungkapkan ada dua warga Denpasar yang terkena virus super flu. Berdasarkan informasi yang diterima Dinkes Bali, dua kasus tersebut terjadi pada Oktober 2025.
“Terkait dengan hasil temuan dua kasus ini memang baru kami terima bahwa memang dikatakan positif dua dan itu pun kami telusuri bahwa pasiennya dirawat di bulan Oktober,” kata Plt Kepala Bidang P2P Dinkes Bali, I Gusti Ayu Raka Susanti, Senin (13/1/2026).
Raka mengungkapkan gejala yang dialami dua pasien tersebut seperti virus influenza disertai sesak nafas. Namun, ia melanjutkan, dua pasien tersebut telah sembuh dan beraktifitas normal.
“(Dirawat) Itu tidak lama ya, karena sudah sembuh juga pasiennya,” sambungnya.
Ia juga menjelaskan saat dua warga itu dirawat diberikan terapi dan berada di ruangan isolasi kemudian diambil sampel untuk diketahui hasilnya.
“Jadi kami juga baru mengetahui karena itu memang kendalanya karena kan di seluruh Indonesia, jadi hasilnya cukup lambat,” ungkap Raka.
Ia melanjutkan, dua warga tidak punya riwayat bepergian ke luar negeri. Hanya saja super flu ini rentan pada usia balita dan lansia.
Pun demikian, Raka mengatakan telah melakukan peningkatan kewaspadaan di Bali atas virus super flu ini. Masyarakat juga diimbau agar melakukan aktivitas hidup sehat, istirahat yang cukup, minum air putih, dan olahraga rutin.
“Jadi kewaspadaannya itu kami sudah lakukan langkah-langkah,” tandasnya.






