Adu Mulut di Desa Tigawasa Berujung Penganiayaan, Dua Pria Luka

Posted on

Sejumlah pria terlibat adu mulut berujung penganiayaan di Jalan Tempekan Pangus Sari, Desa Tigawasa, Kecamatan Banjar, Jumat (9/1/2026) sore. Dua orang mengalami luka di wajah akibat penganiayaan tersebut.

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 17.00 Wita. Laporan resmi baru dibuat ke Polres Buleleng pada Sabtu (10/1/2026) dengan nomor LP/B/12/I/2026/SPKT/Polres Buleleng/Polda Bali. Dalam laporan itu, dua warga Desa Tigawasa tercatat sebagai korban, yakni I Made Martawan (29) dan Komang Sudiantara (31).

Kasi Humas Polres Buleleng Iptu Yohana Rosalin Diaz menjelaskan, insiden bermula saat korban bersama sejumlah rekannya datang ke wilayah Tempekan Munduk Ngandang, Banjar Dinas Pangus Sari, untuk membeli dan minum tuak.

“Setelah selesai, sekitar pukul 20.30 Wita, korban pulang menggunakan sepeda motor. Di perjalanan, motor korban terpeleset dan jatuh karena jalan licin akibat hujan,” jelas Yohana, Sabtu (10/1/2026).

Posisi motor yang jatuh berada lebih rendah dari badan jalan. Saat korban berusaha menaikkan kembali motornya ke jalan dan sempat menggeber gas, kejadian itu menarik perhatian warga sekitar.

“Tak lama kemudian, terlapor berinisial Made P datang bersama beberapa rekannya. Terjadi adu mulut karena korban dituduh menggeber-geber gas sepeda motor,” ungkapnya.

Cekcok tersebut kemudian berujung penganiayaan. Berdasarkan laporan korban, terlapor diduga memukul wajah korban secara berulang hingga korban terjatuh. Aksi itu akhirnya dilerai oleh salah satu rekan terlapor.

“Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka di bagian bibir atas dan melaporkan peristiwa ini ke Polres Buleleng untuk penanganan lebih lanjut,” tutup Yohana.