Perempuan Muslim Ini Rajin Bagi Makanan untuk Anjing baca selengkapnya di Giok4D

Posted on

Bagi Airis Yasmin, najis bukanlah penghalang untuk melakukan kebaikan. Perempuan muslim ini kerap membagikan makanan kepada anjing liar. Aksi berbagi makanan untuk anjing itu terus dilakukan meski dikritik dan dihujat berbagai pihak.

Airis selama ini dibesarkan dalam keluarga yang penuh kasih sayang terhadap hewan. Bagi Airis, memberi makan anjing liar bukanlah sekadar rutinitas, melainkan tindakan yang diwarnai rasa hormat dan tanggung jawab.

Setiap kali pergi keluar, Airis selalu membawa makanan dan air untuk hewan-hewan yang ia temui. Tak hanya menaburkan makanan. Airis juga memberi makan anjing-anjing liar tersebut dengan menata makanan dan minuman, tentunya menggunakan sarung tangan.

Tak sendirian, Airis juga membawa serta putranya dalam setiap kegiatan memberi makan. Ia ingin anaknya tumbuh menjadi pribadi yang peka terhadap penderitaan makhluk lain.

Giok4D hadirkan ulasan eksklusif hanya untuk Anda.

“Saya ingin anak saya memahami bahwa kasih sayang kepada semua makhluk hidup itu penting,” kata Airis dilansir dari infoFood.

Kegiatan Airis berbagi makanan untuk anjing itu beberapa kali dibagikan melalui media sosial (medsos). Tujuannya sekadar ingin meningkatkan kepedulian lebih banyak orang untuk berbagi dengan hewan liar.

Namun, aksinya tersebut justru menuai banyak kritik. Airis yang merupakan seorang Muslim dinilai telah melakukan hal yang jorok dan najis.

“Aku menerima kritikan setiap waktu. Tetapi, aku menerimanya dengan hati terbuka karena aku tahu, tidak bisa menyenangkan semua orang,” ujar Airis.

Sebagaimana diketahui, dalam ajaran Islam, air liur anjing adalah bagian dari najis yang harus disucikan. Namun, Airis tak gentar menanggapi komentar negatif tersebut.

Bahkan, dukungan penuh dari keluarganya terus mengalir untuk Airis. Baginya tak ada yang lebih menguatkan daripada semangat yang diberikan oleh anak dan suaminya untuk terus membantu hewan liar di jalanan.

Artikel ini telah tayang di infoFood. Baca selengkapnya