Deputi Bidang Operasi dan Kesiapsiagaan Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Mayjen TNI (Mar) Edy Prakoso memimpin langsung operasi pencarian tiga korban kapal pinisi yang tenggelam di Selat Pulau Padar, Taman Nasional Komodo, Labuan Bajo, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT).
Operasi pencarian pelatih Tim B Sepakbola Wanita Valencia CF, Fernando Martin Carreras, dan dua anak laki-lakinya hari ini memasuki hari ketujuh. Ini sekaligus menjadi hari terakhir operasi SAR jika tidak diperpanjang.
Edy mengatakan tim SAR gabungan hari ini fokus menyisir perairan Pulau Padar hingga Selat Lintah di sisi selatan Pulau Padar, perairan sebelah timur Pulau Komodo, dan perairan utara Pulau Rinca. Tim juga menyisir pulau-pulau di sekitar Pulau Padar, seperti Pulau Serai, Pulau Siaba Besar, dan Pulau Papagarang.
“Selain penyisiran permukaan, operasi hari ini juga tetap melaksanakan penyelaman serta penurunan kembali peralatan sonar milik Ditpolair Polda NTT,” kata Edy di Labuan Bajo, Kamis (1/1/3026).
Edi menjelaskan pelaksanaan operasi SAR hari ini telah disusun secara matang oleh Basarnas bersama tim SAR gabungan di Posko Operasi SAR Pelabuhan Marina Labuan Bajo. Titik-titik yang disasar termasuk lokasi penemuan barang-barang milik KM Putri Sakinah hingga serpihan kapal.
“Seluruh perhitungan dilakukan secara detail dengan mengacu pada arah arus laut sejak hari pertama kejadian hingga saat ini, lokasi penemuan barang-barang milik KM Putri Sakinah, serpihan kapal, serta lokasi ditemukannya korban pertama. Termasuk peta prediksi SAR dari Basarnas pusat,” jelas dia.
Tim SAR gabungan mengerahkan 102 personel dari berbagai unsur pada pencarian hari ini. Selain itu, sejumlah alutsista laut juga dikerahkan. Terdiri dari kapal SAR, kapal patroli, RIB, sea rider, serta unsur kapal cepat dari Basarnas, TNI AL, Polairud, KSOP, dan unsur terkait lainnya.
Hingga siang ini, upaya pencarian belum membuahkan hasil. Seperti diketahui, korban tenggelam kapal wisata itu adalah satu keluarga wisatawan asal Spanyol. Ada tiga korban yang belum ditemukan, yakni pelatih Tim B Sepakbola Wanita Valencia CF, Fernando Martin Carreras, dan dua anak laki-lakinya.
Satu putri Martin sudah ditemukan tak bernyawa pada Senin (29/12/2025). Sementara itu, istri dan anak bungsu Martin selamat dalam insiden nahas itu.
Diberitakan sebelumnya, operasi pencarian korban dijadwalkan berakhir pada hari ketujuh dan tepat saat tahun baru atau hari ini. Namun, pencarian korban bisa diperpanjang berdasarkan hasil evaluasi.
Sesuai peraturan perundang-undangan, operasi SAR hanya berlangsung selama sepekan. Meski begitu, pencarian bisa diperpanjang jika ada tanda-tanda korban ditemukan. Operasi SAR juga bisa dibuka lagi setelah ditutup pada hari ketujuh jika ada tanda-tanda korban ditemukan.
“Seluruh perhitungan dilakukan secara detail dengan mengacu pada arah arus laut sejak hari pertama kejadian hingga saat ini, lokasi penemuan barang-barang milik KM Putri Sakinah, serpihan kapal, serta lokasi ditemukannya korban pertama. Termasuk peta prediksi SAR dari Basarnas pusat,” jelas dia.
Tim SAR gabungan mengerahkan 102 personel dari berbagai unsur pada pencarian hari ini. Selain itu, sejumlah alutsista laut juga dikerahkan. Terdiri dari kapal SAR, kapal patroli, RIB, sea rider, serta unsur kapal cepat dari Basarnas, TNI AL, Polairud, KSOP, dan unsur terkait lainnya.
Hingga siang ini, upaya pencarian belum membuahkan hasil. Seperti diketahui, korban tenggelam kapal wisata itu adalah satu keluarga wisatawan asal Spanyol. Ada tiga korban yang belum ditemukan, yakni pelatih Tim B Sepakbola Wanita Valencia CF, Fernando Martin Carreras, dan dua anak laki-lakinya.
Satu putri Martin sudah ditemukan tak bernyawa pada Senin (29/12/2025). Sementara itu, istri dan anak bungsu Martin selamat dalam insiden nahas itu.
Diberitakan sebelumnya, operasi pencarian korban dijadwalkan berakhir pada hari ketujuh dan tepat saat tahun baru atau hari ini. Namun, pencarian korban bisa diperpanjang berdasarkan hasil evaluasi.
Sesuai peraturan perundang-undangan, operasi SAR hanya berlangsung selama sepekan. Meski begitu, pencarian bisa diperpanjang jika ada tanda-tanda korban ditemukan. Operasi SAR juga bisa dibuka lagi setelah ditutup pada hari ketujuh jika ada tanda-tanda korban ditemukan.






