Seorang warga Desa Kowo, Kecamatan Sape, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat, (NTB), tewas dibacok pada saat perayaan malam tahun baru 2026. Dari kejadian itu, tiga terduga pelaku pembacokan ditangkap polisi.
Kapolsek Sape AKP Sirajuddin mengatakan korban yang tewas dibacok bernama Agusman alias Grando (25). Sementara tiga terduga pelaku berinisial JF (26), MN (25), dan AD (22) yang merupakan warga Desa Buncu, Kecamatan Sape.
“Kejadian tadi malam sekitar pukul 22.30 Wita,” ucap Sirajuddin dikonfirmasi infoBali, Kamis, (1/1/2026).
Sirajuddin menyebut pembacokan maut itu bermula saat korban mengendarai sepeda motor berpapasan dengan JF dan MN, di jalan raya Desa Lamere, Kecamatan Sape, pada Rabu (31/12/2025) malam. Tiba-tiba korban langsung membacok JF dan mengenai tangan kanannya.
“MN dan JF juga mengeluarkan parang dan membacok tepat mengenai leher korban. Saat korban terjatuh, JF dan MN langsung lari ke rumahnya di Desa Buncu,” ujarnya.
Mendapat laporan dari warga, Anggota Polsek Sape langsung turun ke tempat kejadian perkara (TKP) dan membawa korban ke Puskesmas Sape untuk ditindak medis lebih lanjut. Hanya saja, nyawanya tak tertolong.
“Korban meninggal beberapa saat tiba di Puskesmas Sape,” bebernya.
Tak lama kejadian pembacokan, tiga pelaku langsung ditangkap di lokasi yang berbeda. JF dan DL ditangkap bersamaan saat bersembunyi di rumah JF. Tak berselang lama, MN juga ikut ditangkap langsung kediamannya.
“JL dan DL ditangkap sekitar pukul 01.00 dini hari. Sedangkan MN ditangkap sekitar pukul 01.20 Wita. Serta disita juga barang bukti satu bilah parang,” ungkapnya.
Sesuai dilakukan penangkapan, ketiganya langsung dibawa ke Mapolsek Sape untuk diinterogasi. Hasil pemeriksaan awal mereka mengakui perbuatannya. Motifnya dendam, diduga korban berselingkuh dengan istri DL.
“Kasus dugaan tindak pidana penganiayaan secara bersama-sama yang mengakibatkan meninggal dunia ini sudah kami limpahkan ke Polres Bima Kota,” tandas Sirajuddin.






