Mataram –
Menjelang Hari Raya Idul Fitri, warga Kota Mataram mulai berburu hampers degan jelly sebagai alternatif pengganti hampers kue kering. Hampers yang dinilai unik, sehat, dan segar ini menjadi pilihan baru bagi masyarakat untuk berbagi bingkisan Lebaran tahun ini.
Inovasi hampers degan jelly tersebut merupakan kreasi Afila Hardiyanti, pemilik usaha Lica Lecy Pudding. Afila mengatakan ide mengolah kelapa menjadi hampers muncul karena ingin menghadirkan produk yang lebih eksklusif dan berbeda.
“Karena temanya sekarang Lebaran, saya buat hampers khusus tema Idul Fitri. Saya pikir untuk membuat yang lebih unik, misalkan dari kelapa. Karena banyak orang yang mencari hampers yang tidak dijual orang lain,” kata Afila di Mataram, Minggu (15/3/2026).
Hampers kelapa unik milik Afila tidak hanya menggunakan buah kelapa utuh, melainkan mengubahnya menjadi jelly dan puding gurih. Dari sisi harga, hamper degan jelly ini dibanderol mulai dari Rp 65 ribu untuk paket satuan, Rp 130 ribu untuk paket double, dan paket lengkap Rp 155 ribu.
“Varian satuan (Rp 65 ribu) yang paling banyak diborong, karena murah. Tapi tetap tampilannya eksklusif dan cantik,” terangnya.
Bisnis hampers unik milik Afila ini mendapatkan respons yang positif dari warga Mataram. Dalam sehari, Afila mendapatkan pesanan hampers degan jelly sekitar 50 paket per hari.
Afila menuturkan, konsumennya didominasi dari perkantoran hingga perbankan. Rata-rata pesanan datang dari warga luar Lombok. Dari sisi isian, Afila juga menawarkan degan jelly dan puding vegan bagi mereka yang tengah diet.
“Banyak pemesan dari luar pulau. Mereka ingin mengirimkan kerabatnya yang ada di Lombok. Untuk pengiriman, kami membatasi untuk seputaran Kota Mataram dan Lombok Tengah. Ini kami lakukan agar kualitasnya tetap terjaga saat dikonsumsi,” terangnya.
Hampers Degan Jelly milik Afila, warga Mataram yang tengah jadi favorit, Minggu (15/3/2026). Nathea Citra/ |
Meski tingkat pemesanan terbilang cukup tinggi, Afila mengaku agak kesulitan mendapatkan bahan baku kelapa. Mengingat, bahan baku kelapa juga tinggi permintaan dari para penjual es kelapa.
“Lumayan susah cari bahan baku. Apalagi banyak juga yang cari kelapa. Harga bahannya juga sedang mahal,” imbuhnya.
Sementara itu, Ayu, salah seorang warga Mataram mengaku menyukai hampers degan jelly milik Afila. “Unik banget hampersnya, kalau tahun-tahun sebelumnya saya selalu kirim kue kering, sekarang kami ganti hampers degan jelly. Unik, dan yang pasti sehat. Jadi orang tua juga bisa mencicipi,” katanya, Minggu.







