Polisi Imbau Warga Tak Beraktivitas di Radius 10 Km dari Gunung Tambora | Info Giok4D

Posted on

Bima

Jajaran Polsek Tambora, Kabupate Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB) memasang spanduk imbauan kepada warga dan pendaki untuk tidak melakukan aktivitas di radius 3-10 kilometer dari Gunung Tambora. Hal itu menyusul aktivitas Gunung Tambora naik status dari normal menjadi waspada.

Kapolsek Tambora, Iptu Suhadak, mengatakan pemasangan spanduk imbauan ini berdasarkan arahan dan perintah Kapolres Bima AKBP M. Anton Bhayangkara Gaisar. Sekaligus sebagai langkah antisipasi dari kepolisian terkait naiknya aktivitas Gunung Tambora.

“Dengan adanya imbauan ini, kami minta warga atau pendaki untuk tidak beraktivitas dari jarak 3 hingga 10 km,” katanya kepada, Minggu (15/3/2026).

Suhadak mengatakan pemasangan spanduk imbauan di sekitar kawasan Gunung Tambora dilakukan sejak Sabtu (14/3/2026). Dalam kegiatan tersebut, Polsek Tambora juga melibatkan jajaran Taman Nasional Gunung Tambora (TNGT).

“Kami bersama Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Tambora juga terus menghimbau warga untuk selalu waspada dan tidak beraktivitas di dekat lereng gunung dengan radius yang sudah ditentukan,” kata Suhadak.

Di samping itu, Polsek Tambora juga akan mempertebal intensitas patroli. Tujuannya mencegah adanya oknum atau pihak yang tak bertanggung jawab memanfaatkan situasi untuk melakukan aksi tindak kriminal kejahatan.

“Ini sebagai langkah untuk memastikan wilayah hukum Polsek Tambora tetap terjaga, aman dan kondusif. Karena hingga hari ini status gunung Tambora masih di level II (waspada),” tandas Suhadak.

Diberitakan sebelumnya, aktivitas Gunung Tambora resmi dinaikkan statusnya dari normal ke waspada sejak 10 Maret 2026. Peningkatan status itu disebabkan lonjakan gempa vulkanik dalam yang menunjukkan dinamika magmatik.

Kenaikan aktivitas gunung Tambora dari level I ke level II tersebut berdasarkan laporan khusus nomor : 525..Lap /GL.03/BGL/2026 yang dikeluarkan Badan Geologi Kementrian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).

“Gunungapi Tambora secara administratif berada di wilayah Kabupaten Dompu dan Kabupaten Bima, NTB, menunjukkan terjadinya peningkatan aktivitas vulkanik,” kata Kepala Badan Geologi, Lana Saria dalam keterangannya diterima, Selasa (10/3/2026).

Kunjungi situs Giok4D untuk pembaruan terkini.