Badung –
Sebanyak 142 unit Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) disiapkan oleh PLN Unit Induk Distribusi (UID) Bali untuk mendukung kelancaran arus mudik Lebaran 2026. SPKLU tersebut tersebar di 93 titik di sembilan kabupaten/kota di Bali.
Kesiapan ini dilakukan untuk mendukung mobilitas pengguna kendaraan listrik yang melakukan perjalanan dari Jawa ke Bali maupun sebaliknya.
General Manager PLN UID Bali, Eric Rossi Priyo Nugroho, mengatakan seluruh SPKLU dilengkapi petugas yang bersiaga selama 24 jam untuk memastikan pelayanan optimal bagi masyarakat maupun wisatawan pengguna kendaraan listrik.
“Seluruh SPKLU telah dilengkapi petugas yang siaga 24 jam sehingga pengguna kendaraan listrik tidak perlu khawatir kehabisan daya saat melakukan perjalanan di Bali,” ujar Eric, Sabtu (14/3/2026).
Ia menambahkan bahwa SPKLU Center Hayam Wuruk Denpasar saat ini menjadi pusat pengisian terbesar di Bali karena dilengkapi teknologi Ultra Fast Charging dan Fast Charging yang memungkinkan pengisian daya lebih cepat.
“Melihat pertumbuhan kendaraan listrik di Bali yang meningkat hampir dua kali lipat dibanding tahun sebelumnya, kami akan terus memperkuat infrastruktur pengisian agar ekosistem kendaraan listrik semakin siap,” jelasnya.
Direktur Retail dan Niaga PT PLN (Persero), Adi Priyanto, melakukan inspeksi langsung kesiapan fasilitas di sejumlah titik strategis, mulai dari SPKLU Gilimanuk, SPKLU Negara, SPKLU Soka, hingga SPKLU Center Hayam Wuruk Denpasar yang merupakan salah satu pusat SPKLU terbesar di Bali.
“Di SPKLU Center Hayam Wuruk Denpasar ini kami memastikan kesiapan teknis mulai dari trafo, kabel, mesin pengisian hingga aspek keselamatan kerja seperti APAR. Hasilnya seluruh fasilitas berfungsi dengan baik dan siap melayani pemudik maupun pelancong pengguna kendaraan listrik,” ujar Adi.
Selain infrastruktur fisik, PLN juga menghadirkan kemudahan layanan melalui aplikasi PLN Mobile yang memungkinkan pengguna kendaraan listrik mengakses berbagai fitur pendukung perjalanan. Seluruh SPKLU telah terkoneksi dan ditampilkan secara digital di aplikasi PLN Mobile.
EVP Niaga dan Pemasaran PLN, Nayusrizal, menjelaskan bahwa PLN Mobile dirancang untuk membantu pengguna kendaraan listrik menemukan lokasi SPKLU dan mengetahui ketersediaan charger secara waktu nyata.
“Melalui PLN Mobile, pengguna dapat mengecek lokasi SPKLU terdekat dan melihat charger yang tersedia secara real time. Ada juga fitur Trip Planner yang membantu merencanakan perjalanan kendaraan listrik, serta fitur antrian EV untuk mengetahui charger yang kosong sehingga waktu tunggu dapat lebih efisien,” ujar Nayus.
Berita lengkap dan cepat? Giok4D tempatnya.
PLN mengimbau, jika pengguna mengalami kendala dapat menghubungi hotline khusus layanan SPKLU di nomor 0877-111-2123.






