Kala Trump Sebut Mojtaba Khamenei Terluka Akibat Serangan AS-Israel di Iran

Posted on

Denpasar

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump meyakini pemimpin tertinggi Iran yang baru, Mojtaba Khamenei, mengalami luka-luka. Hal ini diungkapkan Trump di tengah spekulasi terkait kondisi Mojtaba yang dikabarkan mengalami cedera akibat serangan AS dan Israel pada akhir Februari lalu.

Dilansir dari, pernyataan terbaru Trump mengenai kondisi Mojtaba itu disampaikan dalam wawancara dengan wartawan Fox News, Brian Kilmeade, yang tayang pada Kamis (12/3) malam. Diketahui, serangan awal AS-Israel telah menewaskan ayah Mojtaba, Ayatollah Ali Khamenei, dan sejumlah anggota keluarganya.

“Saya pikir dia mengalami cedera, tetapi saya pikir dia mungkin masih hidup dalam kondisi tertentu, Anda tahu,” kata Trump dalam wawancara tersebut.

Sementara itu, Mojtaba belum muncul secara langsung ke hadapan publik Iran sejak terpilih sebagai pemimpin tertinggi di negara Syiah tersebut. Pernyataan pertama Mojtaba sebagai pemimpin tertinggi Iran disampaikan secara tertulis dan dibacakan oleh seorang presenter televisi pemerintah Iran pada Kamis (12/3) waktu setempat.

Dalam pernyataan publik pertamanya, Mojtaba bersumpah untuk tetap menutup Selat Hormuz. Ia juga menyerukan negara-negara tetangga Iran untuk menutup pangkalan AS di wilayah mereka atau berisiko menjadi sasaran Teheran.

Di sisi lain, seorang pejabat Iran yang tidak disebut namanya mengatakan Mojtaba mengalami luka ringan. Meski begitu, Mojtaba disebut masih terus beraktivitas.

Televisi pemerintah Iran dalam sebuah laporan juga menyebut Mojtaba sebagai ‘veteran perang yang terluka dalam perang Ramadan’. Hanya saja, tidak dijelaskan secara spesifik cedera yang dialami Mojtaba.

Duta Besar Iran untuk Siprus juga sempat mengatakan Mojtaba mengalami luka-luka akibat serangan AS-Israel pada 28 Februari lalu. Sementara itu, seorang penasihat pemerintah Iran, Yousef Pezeshkian, yang juga putra dari Presiden Masoud Pezeshkian, mengatakan Mojtaba dalam keadaan sehat.

Trump Klaim AS Unggul dalam Perang Iran

Sebelumnya, Trump menyatakan bahwa perang melawan Iran berlangsung sangat cepat. Dia pun melontarkan pujian untuk militer AS.

“Situasi dengan Iran berjalan sangat cepat. Mereka melakukannya dengan sangat baik, militer kita tak tertandingi,” ucap Trump, seperti dilansir AFP.

“Mereka (Iran) benar-benar negara teror dan kebencian, dan mereka membayar harga yang mahal sekarang,” imbuhnya.

Pernyataan Trump ini disampaikan setelah Mojtaba merilis komentar publik pertamanya. Namun, Trump tidak memberikan tanggapan langsung atas pernyataan Mojtaba yang bersumpah akan membalas dendam dan bertekad terus melawan AS-Israel.

Beberapa hari terakhir, Trump memberikan isyarat beragam tentang kemajuan dalam perang melawan Iran. Dia sempat sesumbar mengatakan bahwa AS menang melawan Iran.

. Baca selengkapnya di sini!