Jembrana –
Ribuan warga memadati Jalan Surapati, kawasan Civic Centre, Kantor Bupati Jembrana, Sabtu (7/3/2026). Mereka antusias menyaksikan Pawai Ogoh-Ogoh Anak Usia Dini (PAUD) se-Kabupaten Jembrana yang diikuti 29 kontingen dengan total 50 ogoh-ogoh mini.
Pantauan, hingga pukul 18.00 Wita orang tua peserta maupun masyarakat masih memadati lokasi kegiatan. Mereka menyaksikan atraksi anak-anak PAUD yang menampilkan ogoh-ogoh mini dengan berbagai kreasi.
Selain menampilkan gamelan baleganjur mini dan fragmen tari yang disesuaikan dengan tema masing-masing, sejumlah kontingen juga menggunakan alat musik tradisional lain seperti kul-kul untuk mengiringi ogoh-ogoh yang diarak.
Ketua Panitia, A.A.B. Hendra Sugihantara Putra, mengatakan pawai tahun ini mengusung tema “ATMA KERTHI: Menabur Benih Budaya, Menuai Generasi Bijaksana”. Tema tersebut menekankan pentingnya kebersamaan antara keluarga, sekolah, dan masyarakat dalam melestarikan budaya Bali.
Ribuan warga menyaksikan pawai ogoh-ogoh karya anak-anak di Jembrana, Bali, Sabtu (7/3/2026). Foto: I Putu Adi Budiastrawan/ |
“Tahun ini ada sebanyak 29 kontingen dengan total 50 ogoh-ogoh mini. Rute pawai dimulai dari sisi barat Pura Jagadnata, melewati Civic Centre, dan berakhir di depan Kantor Bupati Jembrana,” ungkap Hendra saat ditemui, Sabtu.
Panitia juga menerapkan sistem penilaian berdasarkan kerapian barisan, kemandirian, kolaborasi, ketepatan waktu, serta kemitraan antara sekolah dan orang tua.
Selain itu, seluruh peserta diimbau membawa tumbler atau botol minum sendiri sebagai bentuk dukungan terhadap kebijakan pengurangan sampah plastik sekali pakai.
“Kami berharap, kegiatan ini dapat terus menjadi agenda tahunan yang berkembang. Kecintaan terhadap budaya Bali perlu kita kenalkan sejak dini,” tandas Hendra.







