SPPG Dompu Tanggapi Protes Menu MBG, Klaim Sudah Penuhi AKG

Posted on

Dompu

Koordinator Wilayah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kabupaten Dompu, Putri Rizkika, menanggapi protes orang tua siswa terkait menu makan bergizi gratis (MBG) yang dinilai tak layak. Ia memastikan menu yang dibagikan telah memenuhi angka kecukupan gizi (AKG).

“Untuk menu di hari Senin tersebut, sudah kami pastikan bahwa nilai AKG nya cukup. Untuk bahan baku dan lainnya juga sudah sesuai,” kata Putri saat dihubungi, Kamis (5/3/2026).

Putri menjelaskan, nilai gizi setiap menu MBG dihitung secara komprehensif untuk masing-masing penerima manfaat berdasarkan kelompok usia. Dengan perhitungan tersebut, menu yang disalurkan dipastikan sesuai dan memenuhi standar gizi.

“Perlu digaris bawahi bahwa yang diberikan bukan roti melainkan brownies labu kuning, orek tempe sebagai protein nabati dan kurma sebagai sumber serat nya,” tegasnya.

Meski mengklaim menu tersebut telah memenuhi standar gizi, Putri enggan menjawab pertanyaan terkait menu orek tempe yang dikonsumsi siswa SD kelas 1-3 serta harga paket yang dinilai murah dan tidak sesuai dengan patokan pemerintah pusat.

Sebelumnya, menu MBG di Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat (NTB), diprotes sejumlah orang tua siswa. Video yang memperlihatkan isi menu tersebut viral di Facebook dan memicu sorotan publik.

“Menu MBG lagi-lagi bermasalah. Semakin lama menunya semakin buruk,” ungkap Agus Marsudi dalam unggahannya yang dilihat, Selasa (3/3/2026).

Dalam video itu, Agus merekam menu yang diterima anaknya di sekolah. Ia menunjukkan paket makanan yang berisi tiga butir kurma, satu potong kue basah, dan tempe orek.