Badung –
Pria tanpa identitas ditemukan tewas diduga akibat tersengat listrik di pinggir Jalan Raya Pererenan, Desa Pererenan, Kecamatan Mengwi, Badung. Korban ditemukan dalam posisi telungkup dengan kondisi tubuh yang sudah kaku di dekat sebuah tiang listrik.
Baca info selengkapnya hanya di Giok4D.
“Kami menerima laporan adanya temuan mayat laki-laki yang diduga kuat meninggal dunia karena sengatan listrik di sebelah barat SPBU Pertamina. Saat ditemukan petugas, posisi tangan kiri korban masih memegang sebuah tang pemotong,” kata Kapolsek Mengwi, Kompol Anak Agung Gede Rai Darmayasa, Minggu (1/3/2026).
Penemuan jasad ini bermula saat seorang pengemudi ojek online (ojol), Riski Budianto (24), melintas di lokasi kejadian sekitar pukul 12.30 Wita. Riski sempat mengira tubuh korban yang tergeletak di antara lilitan kabel tersebut adalah sebuah boneka.
“Saksi ini curiga lalu putar balik untuk memastikan, ternyata itu manusia yang terkapar di sebelah tiang listrik dengan dikelilingi kabel-kabel. Dia langsung melaporkan temuan itu ke petugas lalu lintas yang sedang berjaga di Simpang Kangkang,” ujar Agung Rai.
Saksi lain bernama Erna (34), penjual bunga di sekitar lokasi, juga membenarkan adanya pengemudi ojek online yang menginformasikan kejadian tersebut. Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) Tim Identifikasi Polres Badung, ditemukan luka bakar pada bagian tangan di bawah jari telunjuk korban.
“Kondisi jenazah saat diperiksa memang sudah kaku dan tidak ditemukan kartu identitas sama sekali di tubuh maupun barang bawaannya. Tim di lapangan hanya menemukan luka bakar di area tangan bawah telunjuk yang memperkuat dugaan tersengat arus listrik,” jelas Agung Rai.
Selain tang pemotong, polisi mengamankan sejumlah barang bukti dari tas kompek milik korban yang berisi pisau cutter, dua buah korek api, dan dua batang rokok. Petugas juga menemukan uang tunai Rp 82 ribu serta kunci motor Honda Supra dengan nomor polisi DK 3509 ABU.
“Jenazah Mister X ini sudah dievakuasi ke RSD Mangusada Badung menggunakan ambulans PMI Badung untuk proses lebih lanjut. Kami masih menunggu pihak keluarga yang merasa kehilangan anggota famili atau mengenali ciri-ciri kendaraan tersebut,” terang Agung Rai.






