Sumbawa –
Sesosok mayat anak laki-laki ditemukan di perairan Desa Sebotok, Pulau Moyo, Kecamatan Badas, Kabupaten Sumbawa, Nusa Tenggara Barat (NTB), Jumat (27/2/2026). Jasad tersebut diduga balita asal Lombok Timur yang sebelumnya dilaporkan hanyut saat mandi hujan.
Informasi penemuan itu viral di media sosial. Kasi Humas Polres Sumbawa, Ipda Mulyawansyah, membenarkan temuan tersebut.
“Untuk postingan di sosial media terkait ditemukannya mayat memang benar. Lokasinya di Desa Sebotok Pulau Moyo,” ucapnya dikonfirmasi, Jumat malam.
Ia mengatakan, identitas jasad belum dipastikan karena petugas masih menuju lokasi.
“Terkait identitasnya, Polres Sumbawa belum mengantongi datanya. Sampai saat ini, masih dalam proses penyelidikan,” katanya.
Berdasarkan ciri pakaian, jasad tersebut diduga Azril Filah Busairi (4), warga Lingkungan Karang Sukun, Kelurahan Selong, Lombok Timur, yang hanyut pada Selasa (24/2).
“Untuk kepastiannya, kami masih menunggu pihak keluarga korban yang sedang perjalanan menuju Sumbawa,” imbuh dia.
Azril Hanyut Saat Mandi Hujan
Sebelumnya, Azril dilaporkan terseret arus selokan saat bermain hujan di pinggiran drainase depan SDN 1 Selong.
Koordinator Pos SAR Kayangan, Muhammad Darwis, mengatakan tim menerima laporan pukul 09.10 Wita dan langsung melakukan pencarian.
“Kami mendapatkan informasi kejadian pada pukul 09.10 Wita. Sekitar pukul 10.49 Wita tim langsung turun melakukan pencarian,” ujar Darwis.
Penyisiran dilakukan sepanjang aliran drainase bersama unsur SAR, kepolisian, BPBD, dan masyarakat.
Koordinator SAR Lombok Timur, Samsul Padli, menyebut jasad yang ditemukan mengenakan baju biru yang sama dengan pakaian terakhir Azril.
“Kami belum memastikan, hanya saja jenazah tersebut sama warna bajunya dengan korban yang hanyut beberapa hari yang lalu,” kata Samsul.
Kapolsek Selong, IPDA Susana Ernawaty Djangu, mengatakan keluarga mengenali pakaian tersebut, namun kepastian identitas menunggu pemeriksaan langsung di lokasi.
“Baju itu persis dengan baju yang dikenakan terakhir kali oleh Azril pada saat sebelum hanyut di selokan. Akan tetapi kami harus ke lokasi dulu untuk memastikan,” pungkas Susana.





