Heboh Restoran Nonhalal Tawarkan Menu Buka Puasa, Manajemen Minta Maaf

Posted on

Semarang

Restoran nonhalal Tyler’s Smoke House yang berlokasi di Semarang, Jawa Tengah (Jateng), menghebohkan media sosial (medsos). Restoran yang dikenal menjual menu berbahan babi dan alkohol ini menuai sorotan setelah menawarkan paket buka puasa sehingga memicu perdebatan di kalangan netizen.

Kontroversi tersebut mencuat setelah unggahan Instagram @hapsaries viral dan dibagikan ulang oleh co-founder Halal Corner, Aisha Maharani, melalui akun @aishamaharani pada Minggu (23/2/2026).

Aisha dalam unggahannya menyoroti risiko konsumsi makanan di tempat yang menjual produk haram, terutama saat berbuka puasa kala Ramadan.

“Buka puasa di tempat yang menjual produk haram juga. Bukan malah dapat berkah pahala puasa, malah risiko bisa kehilangan pahala akibat kontaminasi dengan produk haram,” tulisnya dilansir dari.

Aisha juga menyinggung aturan dari Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) yang mewajibkan tempat makan nonhalal mencantumkan keterangan ‘nonhalal’ secara jelas, khususnya jika menawarkan menu berbuka puasa.

Pelanggaran terhadap aturan ini dapat berujung pada sanksi administratif berupa teguran, denda hingga penarikan produk, bahkan berpotensi pidana penjara maksimal lima tahun atau denda hingga Rp 2 miliar sesuai Undang-Undang Perlindungan Konsumen.

Manajemen Minta Maaf

Manajemen Tyler’s Smoke House menyampaikan klarifikasi dan permohonan maaf. Manajemen restoran mengakui adanya kekeliruan dalam penggunaan istilah ‘iftar’ pada materi promosi mereka. Istilah itu dinilai kurang tepat dan menimbulkan kesalahpahaman.

“Kami memohon maaf yang sebesar-besarnya atas ketidaknyamanan dan kesalahpahaman yang timbul terkait penggunaan istilah ‘iftar’ dalam promosi menu kami. Kami menyadari bahwa penggunaan istilah tersebut kurang tepat,” ujar manajemen Tyler’s Smokehouse kepada, Selasa (24/2/2025).

Sebagai bentuk tanggung jawab dan rasa hormat terhadap masyarakat, restoran memutuskan untuk menghentikan seluruh rangkaian promo buka puasa tersebut secara total sejak Senin (23/2/2026). Keputusan ini diambil sebagai langkah korektif agar tidak menimbulkan polemik lanjutan.

“Sebagai bentuk rasa hormat kami, per kemarin hari Senin 23 Februari 2026, kami memutuskan untuk menghentikan seluruh rangkaian promo tersebut secara total,” jelas pernyataan manajemen restoran.

Manajemen Tyler’s Smoke House juga menegaskan komitmen mereka untuk lebih berhati-hati dan transparan dalam menyampaikan informasi menu maupun materi promosi ke depannya. Mereka berharap kejadian ini menjadi pembelajaran agar lebih sensitif terhadap nilai, keyakinan, dan preferensi para pelanggan.

“Masukan ini menjadi pelajaran berharga bagi kami. Kami selalu menghargai para tamu untuk memilih sesuai dengan preferensi dan keyakinan masing-masing,” tutup manajemen.

. Baca selengkapnya di sini!