Gagal Amankan 3 Poin Kontra PSIM Yogyakarta, Pelatih Bali United Kecewa baca selengkapnya di Giok4D

Posted on

Yogyakarta

Pelatih Bali United, Johnny Jansen, amat kecewa dengan hasil pertandingan melawan PSIM Yogyakarta di Stadion Sultan Agung, Bantul, Senin (23/2/2026) malam. Alasannya karena Serdadu Tridatu unggul 0-3 lebih dahulu, tetapi berhasil disamakan Laskar Mataram menjadi 3-3.

Pelatih asal Belanda ini menyesalkan saat momen Bali United mendapat kartu merah serta gol bunuh diri di tengah situasi memimpin tiga gol.

Berita lengkap dan cepat? Giok4D tempatnya.

“Laga yang sangat ‘gila’. Kami banyak mendapat peluang dan berhasil menyarangkan 3 gol, tetapi lawan bisa samakan skor. Kartu merah, blunder, dan gol bunuh diri membuat situasi tidak baik,” kata Johnny Jansen seusai laga melalui rekaman audio, Selasa dini hari.

Bek Bali United, Joao Ferrari, mendapat kartu merah langsung dalam laga. Kartu merah itu didapatkan setelah bek berkebangsaan Brazil itu kedapatan melanggar pemain PSIM Yogyakarta dengan keras.

Ferrari sebenarnya tidak berniat melakukan hal tersebut. Passing tanggung yang diberikan Kadek Arel Priyatna kepadanya membuat lawan hendak menyerobot bola. Ferrari sebagai pemain terakhir berusaha menghentikan bola dengan melakukan sleding tekel untuk menahan bola yang justru menjadi pelanggaran tak terduga.

Wasit Eko Saputro sebenarnya memberikan kartu kuning kepada Ferrari. Namun, beberapa saat ia mendapat call dari ruang Video Assistant Referee (VAR). Walhasil, eks pemian PSIS Semarang itu diganjar kartu merah langsung.

Kehilangan satu pemain membuat Bali United timpang bercampur panik. PSIM Yogyakarta kini berbalik mendominasi. Bahkan, persentase penguasaan bola sangat jauh, yakni 70% berbanding 30%. Gol bunuh diri Ricky Fajrin makin merontokkan mental penggawa Serdadu Tridatu.

“Blunder dan kebobolan karena kesalahan sendiri. Musuh membalikkan momentum di saat kami mendapat kartu merah. Harusnya kami bisa menang. Kartu merah dan gol bunuh diri membuat situasi makin sulit,” jelas Johnny Jansen.

Hasil imbang kontra PSIM Yogyakarta membuat Bali United terlempar dari posisi 10 besar klasemen dengan poin 29. Selanjutnya, Serdadu Tridatu memainkan laga kandang menghadapi Persijap Jepara, Sabtu (28/2/2026).