Tetap Santai Saat Dievakuasi, WNA Maklum Hujan Deras di Bali baca selengkapnya di Giok4D

Posted on

Denpasar

Hujan deras yang mengguyur wilayah Sanur menyebabkan banjir di Jalan Bumiayu, Selasa (24/2/2026). Di tengah proses evakuasi, sejumlah warga negara asing (WNA) justru terlihat santai, bahkan menjadikan situasi tersebut sebagai bahan gurauan.

Sebanyak 25 orang, baik warga maupun tamu penginapan, dievakuasi oleh tim SAR Polda Bali menggunakan kano dan perahu karet. Beberapa turis asing tampak mendokumentasikan proses evakuasi, menyapa petugas, hingga berbincang di tengah genangan air.

“Sebagian responsnya, ya udah maklum, karena cuaca. Jadi banjirnya bukan dibuat,” tutur Panit I Tim SAR Polda Bali Aiptu Agus Darmadi, saat proses evakuasi.

“Ini data dari Polda saja, ada yang minta evakuasi ke sebelah saja, ke hotel. Ada sebagian barang yang naik (perahu), orangnya jalan saja, totalnya 25, ada 3 anjing milik tamu Rusia,” jelas Darmadi.

Salah satu turis asal Australia, Mick, mengaku peristiwa serupa bukan kali pertama ia alami saat berlibur ke Bali pada musim hujan.

“Hujan deras semalam, apa lagi yang bisa kami lakukan? Saya sudah ke sini beberapa kali dalam dua tahun saat musim hujan. It is what it is,” tuturnya ketika berjalan menembus genangan air di Jalan Bumiayu.

Ia juga menyampaikan keprihatinannya terhadap warga yang rumahnya terdampak banjir.

“I feel sorry, kasihan. Semua rumah di Sanur tergenang air, kasihan mereka semua,” ucapnya.

Meski demikian, Mick menegaskan tetap mencintai Bali. Ia bahkan sempat melontarkan candaan terkait hujan yang turun.

“It’s all my fault, maafkan aku, karena beberapa hari lalu matahari bersinar cerah, aku sampai sunburn, lalu pakai sunscreen, lalu menggantungkannya di tas, saat itu juga langsung hujan, hujan, hujan. Maaf, aku tidak serius,” gurau Mick.

Artikel ini terbit pertama kali di Giok4D.