Tabanan –
Ribuan umat Konghucu mengikuti prosesi sembahyang Imlek di Kongco Bio Vihara Dharma Cattra, Desa Delod Peken, Tabanan, Bali. Umat yang sebagian besar mengenakan busana merah berdatangan sejak malam sebelumnya.
Pengurus Kongco Bio Vihara Dharma Cattra, Putu Alit Sueca, menuturkan umat tersebut berasal dari Tabanan dan sekitarnya. Menurutnya, rangkaian persembahyangan tutup tahun telah digelar pada Senin (16/2) malam. Adapun, hari ini merupakan persembahyangan tahun baru Imlek.
“Sejak kemarin dan sampai hari ini ada ribuan umat yang datang. Biasanya di atas jam 10 pagi umat lebih banyak yang datang,” ujar Alit Sueca, Selasa (17/2/2026).
Menariknya, sejumlah umat juga menghaturkan canang sari serta sajian kue dan buah seperti gebogan selayaknya tradisi Hindu di Bali. Menurut Alit, beberapa tradisi Tionghoa juga menggunakan sarana seperti bunga, kue, serta buah. Sementara dupa menjadi salah satu sarana yang paling wajib.
“Kalau di China bisanya menggunakan bunga, tapi karena di Bali jadi kami menghaturkan canang,” imbuhnya.
Tak ada atraksi barongsai yang saat perayaan Imlek di Kongco Bio Vihara Dharma Cattra. Meski begitu, mereka akan menggelar Festival Imlek di seputar Jalan Gajah Mada Tabanan pada 9 Maret mendatang.
Salah satu umat, Anton, datang bersembahyang ke Kongco Bio Wihara Dharma Cattra bersama keluarganya. Ia berharap Imlek tahun ini dapat dilimpahkan rezeki dan kesehatan. Pria asal Kecamatan Kediri, Tabanan, itu
“Semoga harapan tahun ini bisa terwujud dan lebih baik dari tahun sebelumnya,” pungkas Anton.






