Denpasar –
Persija Jakarta mengusung misi bangkit di kandang Bali United malam ini. Setidaknya tiga pemain andalan Macan Kemayoran siap diturunkan setelah terbebas dari sanksi Komite Disiplin (Komdis) PSSI.
Duel Bali United vs Persija pada pekan ke-21 Super League 2025/2026 akan tersaji di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, mulai pukul 20.00 Wita pada Minggu (15/2/2026). Persija sudah bisa diperkuat Jordi Amat, Allano Lima, dan Bruno Tubarao dalam lawatan ke Bali malam ini.
Tiga pemain tersebut sebelumnya absen karena sanksi Komdis PSSI dan akumulasi kartu. Asisten Pelatih Persija Ricky Nelson optimistis timnya bisa berbuat banyak di kandang Bali United.
“Pemain untuk lawan Bali dalam kondisi lebih komplet, sudah ada Jordi, Allano, Tubarao. Sepertinya sudah lumayan lengkap dan tidak ada akumlasi. Kondisinya lebih full,” kata Ricky Nelson dalam keterangannya seperti dikutip dari.
“Pemain baru semua ready. Jean Mota pun sudah bisa berlatih bersama dan ya pasti dia butuh adaptasi. Dia butuh adaptasi,” sambungnya.
Misi bangkit diusung Persija setelah takluk 0-2 dari Arema FC pekan lalu. Kekalahan pertama dalam laga kandang musim ini membuat Persija tertinggal enam poin dari Persib Bandung di puncak klasemen.
Ricky Nelson optimistis timnya bisa tampil lebih baik kontra Bali. Menurutnya, kembalinya sejumlah pemain yang absen serta kehadiran pemain baru menjadi modal penting bagi Persija.
“Semua pemain baru sudah jauh lebih baik dibanding minggu-minggu lalu. Karena adaptasinya lebih dapat,” imbuhnya.
Sejumlah Pemain Bali United Berpotensi Absen
Sementara itu, sejumlah pemain Bali United tumbang akibat sakit dan berpeluang absen dalam laga melawan Persija Jakarta malam ini. Hal itu ditegaskan pelatih kepala Bali United, Johnny Jansen. Hanya saja, ia tak memerinci siapa saja pemain yang jatuh sakit termasuk penyebabnya.
“Kami memiliki persiapan bagus untuk tatap laga ini. Tapi sayangnya ada beberapa pemain yang sakit sehingga tidak lengkap dalam latihan,” kata Johnny Jansen saat konferensi pers, Sabtu.
Johnny Jansen ingin memberikan kado indah lantaran laga melawan Persija bertepatan dengan hari jadi Bali United yang ke-11. “Kami mengajak suporter berjuang bersama-sama untuk memenangkan pertandingan,” pungkasnya.
Bek Bali United, Joao Ferrari, menegaskan tekadnya untuk bertahan mati-matian di lini belakang. Joao Ferrari begitu semringah menatap laga melawan Persija karena di pertemuan pertama harus absen karena sanksi suspend.
“Saya akan mati-matian menjaga lini belakang dari serangan Persija,” tegas Ferrari.
. Baca selengkapnya di sini!






