Tarif Masuk Taman Loang Baloq Dinilai Mahal, Pengunjung Mengeluh

Posted on

Mataram

Sejumlah pengunjung Taman Loang Baloq, Kecamatan Sekarbela, Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB), mengeluhkan tarif karcis masuk dan parkir yang dinilai lebih mahal dibandingkan sebelumnya. Keluhan tersebut mencuat pada Minggu (8/2/2026).

“Saya biasa ke sini, kalau weekend buat olahraga. Di karcisnya sih tulisannya Rp 2.000, tapi kita dimintai Rp 3.000. Mungkin Rp 1.000 untuk biaya masuk dan Rp 2.000 untuk parkir. Tapi tadi kok saya dimintai Rp 5.000, kok jadi mahal,” kata Aulia, salah seorang pengunjung, Minggu (8/2/2026).

Aulia mengaku kesal lantaran tarif masuk ke Taman Loang Baloq dinilai tidak konsisten. Menurutnya, biaya yang harus dibayarkan kerap berubah-ubah tanpa penjelasan yang jelas.

“Saya pikir memang naik, tapi ternyata beberapa pengunjung lain juga protes. Ada yang bilang kalau motor dengan dua penumpang dikenai tarif Rp 5.000, tapi kalau satu motor satu orang Rp 3.000. Padahal saya sendirian, pakai motor, harusnya bayar Rp 3.000, parah sih ini,” keluhnya.

Keluhan serupa juga disampaikan Ikhsan, pengunjung lainnya. Ia mengaku telah menyiapkan uang Rp3.000 karena sudah terbiasa dengan tarif tersebut, namun justru diminta membayar lebih.

“Padahal saya sudah siapin duit Rp 3.000, soalnya biasa kesini, eh kok malah dimintain Rp 5.000 sama petugas di depan,” ucapnya.

Ikhsan berharap ada pembenahan dari pihak terkait terkait sistem karcis masuk dan parkir di Taman Loang Baloq agar lebih jelas dan tidak menimbulkan kebingungan di kalangan pengunjung.

“Kalau begini terus, mending ke tempat lain deh, contohnya ke Pantai Gading, kalau kesana hanya bayar Rp 2.000 saja, itu pun untuk satu motor, nggak ada tuh dihitung per orang. Semoga dinas terkait bisa memperbaiki sistem karcis masuk dan parkir di sini, biar jelas,” pungkasnya.