Perempuan Lansia Tewas Terseret Banjir Sungai Bonpo Kupang

Posted on

Kupang

Perempuan lanjut usia (lansia) bernama Lodia Sanmusus (69) tewas terseret banjir di Sungai Bonpo, Desa Oelfatu, Kecamatan Amfoang Barat Laut, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT). Lodia diduga terseret arus saat hendak menyeberang.

Kapolsek Amfoang Utara Iptu Valentinus Beribe mengungkapkan peristiwa nahas itu terjadi pada Sabtu (7/2/2026) siang. Menurutnya, Lodia semula hendak ke Pasar Pisubibi, Desa Honuk, Kecamatan Amfoang Barat Laut, sekitar pukul 09.30 Wita.

“Korban diduga terseret banjir saat hendak menyeberang dan ditemukan sudah meninggal sekitar pukul 14.30 Wita,” ujar Valentinus, Minggu (8/2/2026).

Valentinus mengatakan anak kandung Lodia, Elivas Lakusaba (29), sempat melarang lansia itu pergi ke pasar karena sedang terjadi banjir. Sebab, mereka harus menerobos Sungai Bonpo agar bisa sampai ke Pasar Pisubibi.

Setelah melarang ibunya, Elivas lantas pergi mengantar istrinya ke pasar. Saat pulang, Elivas tak melihat ibunya di rumah. Namun, ia tak menaruh curiga karena mengira Lodia sedang berkunjung ke rumah tetangga.

Elivas baru mengetahui bahwa ibunya terseret banjir melalui sebuah unggahan di media sosial (medsos). Mendapat informasi itu, Elivas lantas bergegas ke lokasi.

Saat tiba di sana, Elivas mendapati ibunya sudah dievakuasi. Kejadian itu kemudian dilaporkan ke polisi. Tak berselang lama, Wakapolsek Amfoang Utara Ipda Hironimus Neni bersama sejumlah personel langsung menuju lokasi dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

“Berdasarkan hasil pemeriksaan luar, korban diperkirakan sudah meninggal sekitar 4 jam,” tutur Valen.

Berdasarkan pemeriksaan luar, kepala bagian atas Lodia sudah dalam kondisi remuk, mata kiri memar, dan dahi kiri terluka. “Saat ini korban sudah dievakuasi dan disemayamkan di rumahnya,” pungkas Valen.