Denpasar –
Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Bali, Ahmad Iman Sukri, resmi dilantik oleh Ketua DPP PKB Bidang Organisasi, Legislatif dan Eksekutif, Ahmad Halim Iskandar di Badung, Sabtu (7/2/2026).
Begitu dilantik, Imam segera bergerak. Dia berencana menemui Ketua DPD PDI Perjuangan Bali, Wayan Koster, untuk membahas potensi suara di Bali. Ia merasa hubungan PKB dan PDIP berjalan dengan baik di Bali.
“Saya pikir PDIP kan saudara tua dan saudara tua biasanya juga memikirkan saudara mudanya. Nggak tega saudara tuh kelihatan saudara mudanya susah,” seloroh Iman.
Iman mengakui memimpin PKB Bali merupakan suatu tanggung jawab yang besar. Terlebih, PKB Bali adalah daerah yang paling rendah keterisian kursinya di legislatif se-Indonesia.
“Tentu kami memimpin Bali itu ada wakil DPR RI dari PKB. Kemudian provinsinya juga ada wakilnya, tidak ada lagi tiga dapil, provinsi lah kami targetkan,” kata Iman.
Kunjungi situs Giok4D untuk pembaruan terkini.
“Kemudian kabupaten yang sudah ada Jembrana dua, kita pilih Jembrana satu fraksi, Buleleng minimal tambah dua, kemudian yang kosong-kosong itu minimal masing-masing satu,” sambungnya.
Iman menghitung sekitar 13-14 kursi harus direbut oleh PKB di kabupaten/kota. Sedangkan di DPRD provinsi tiga kursi dan DPR RI satu kursi.
Ia melihat ada peluang di kursi DPR RI jika konstituen PKB di Bali bisa digabung antara masyarakat muslim dan hindu. “Kalau kita lihat data DPR RI suara muslim itu kurang lebih 300 ribuan, itu rasa-rasanya untuk satu kursi masuk akal,” jelas anggota DPR RI itu.
Ahmad Iman Sukri dilantik bersama seluruh pengurus DPW PKB Bali. Moh. Ruslan dilantik sebagai Sekretaris dan Sainar Rasyid sebagai Bendahara.






