Denpasar –
Tren hidup sehat telah digandrungi oleh kaum urban, salah satu yang menarik perhatian adalah konsumsi makanan kukus. Semenjak pandemi COVID-19 yang terjadi lima tahun silam, kesadaran tentang hidup sehat menjadi jauh meningkat. Berbagai upaya dilakukan agar kesehatan tetap terjaga. Masyarakat kini lebih memerhatikan pola hidup sehat.
Salah satu bentuk pola hidup sehat adalah dengan menjaga asupan makanan. Kini makanan kukus yang dianggap kurang berselera karena minimnya bumbu, menjadi panganan yang digemari.
Penjual makanan kukus mulai menjamur di perkotaan. Mereka biasa menjual produk makanan kukus pada pagi hari hingga siang hari.
Makanan kukus adalah olahan makanan yang dimasak menggunakan air. Terkadang bagi yang tidak biasa masak, akan menyemakan kukus dengan rebus.
Apa Bedanya Kukusan dan Rebusan?
Makanan yang dimasak melalui kukus atau rebus pada dasarnya menggunakan medium air dalam proses mematangkannya. Namun terdapat perbedaan di antara keduanya. Makanan kukus ditempatkan di sebuah wadah yang berada di atas air. Panas yang mendidihkan air akan mengalirkan uap sehingga masakan menjadi matang.
Sementara rebus menempatkan makanan langsung di air tersebut. Perbedaan proses memasak ini akan memengaruhi kandungan nutrisi pada makanan. Proses kukus membuat nutrisi makanan lebih terjaga.
Meski nutrisinya lebih terjaga, bukan berarti makanan rebus menjadi buruk. Beberapa jenis makanan seperti singkong, jagung, telur, dan kacang-kacangan justru baik untuk direbus. Sebagian anti-nutrisi di dalamnya akan larut di air rebusan.
Mengukus Sebaiknya Menggunakan Apa?
Teknik paling sederhana dalam mengukus adalah menggunakan saringan. Letak saringan ini berada di dalam panci. Biasanya panci yang digunakan adalah panci yang memang memiliki tempat untuk saringan.
Selain menggunakan panci kukus saringan, lazim juga menggunakan kukusan bambu. Peralatan kukus menggunakan bambu cukup popular di Asia, termasuk Indonesia.
Apa Saja Resep Masakan yang Bisa Dikukus?
Jika detikers tertarik dengan makanan kukus dan ingin mencoba membuatnya di rumah, berikut 7 makanan yang dapat dibuat sendiri di dapur rumah.
1. Kukusan Viral (Jagung, Ubi, Pisang)
Bahan:
1 buah jagung manis
1 buah pisang tanduk
1 buah ubi ungu
1 buah ubi orange
1 buah ubi kuning
Cara memasak:
Siapkan bahan, potong sesuai selera dan cuci bersih
Kukus selama 25 menit
Angkat dan sajikan
2. Makaroni Kukus
Bahan:
250 gram makaroni, rebus, tiriskan
1 butir telur ayam
2 butir putih telur ayam
250 ml susu nonfat
50 gram keju low fat parut
200 gram daging ayam, rebus, potong kecil
1/2 sdt merica halos
Pala halus secukupnya
1 sdm saus tomat
1 buah kaldu blok instan
Cara membuat:
Pecahkan telur ayam, kocok dengan garpu.
Masukkan dalam wadah, telur, makaroni, daging ayam, merica, pala, kaldu instan, dan saus tomat, aduk. Tuang susu, aduk rata.
Ambil pyrex, olesi dengan margarin secara merata, tuang adonan makaroni, atasnya beri taburan keju parut.
Kukus sampai matang dan berwarna kecokelatan selama ± 1 jam, angkat. Hidangkan.
3. Nasi Tim Jamur
Bahan:
1 liter air
1 sdt minyak wijen
200 gram beras
1/2 sdt merica bubuk
3 sdm minyak goreng
5 siung bawang putih, memarkan, cincang
1 cm jahe, memarkan, cincang
100 gram tahu china putih, potong dadu 1/2 cm, goreng setengah matang
150 gram jamur merang, iris tipis
1 buah jamur kuping kering, rendam dalam air mendidih hingga lunak, iris tipis
1 sdm daun bawang iris tipis
2 sdm kecap asin
1 sdm kecap manis
1 sdm minyak wijen
Bahan kuah:
100 ml air
1 sdt minyak wijen
1 sdt tongcai
1/4 sdt merica bubuk
1/4 sdt gula pasir
1/2 sdt garam
300 gram sawi hijau (caisim), memarkan batangnya, potong 2 cm
1 batang daun bawang, iris tipis
Bahan acar:
75 gram mentimun, belah 4, buang bijinya, potong 1 cm
10 butir bawang merah, belah 4
6 buah cabai rawit, potong 1 cm
2 sdm air jeruk nipis/lemon
2 sdm air matang
1 1/2 sdm gula pasir
1/4 sdt garam
Cara membuat:
Acar: campur semua bahan hingga rata, diamkan selama 30 menit.
Campur air dengan minyak wijen. Masak beras bersama 500 ml air dan 1/4 sdt merica bubuk hingga kesat, angkat.
Tambahkan 250 ml air, aduk rata. Sisihkan.
Panaskan wajan di atas api sedang, kemudian tuangkan minyak goreng. Tumis bawang putih dan jahe hingga harum. Masukkan tahu, jamur merang, jamur kuping, dan daun bawang, aduk rata. Tambahkan kecap asin, kecap manis, 1/4 sdt merica bubuk, dan minyak wijen. Tambahkan 250 ml air, masak hingga agak kesat, angkat.
Siapkan mangkuk aluminium volume 300 ml. Isikan tumisan tahu-jamur hingga 1/3 tinggi mangkuk, lalu tambahkan nasi sambil agak padatkan. Kukus selama kurang lebih 30 menit hingga nasi matang.
Kuah Sayuran: Didihkan air bersama minyak wijen, tongcai, merica bubuk, gula pasir, dan garam. Masukkan sawi hijau, masak hingga sawi berubah warna. Angkat dan taburkan daun bawang.
Penyajian: Balik mangkuk dan keluarkan nasi tim. Letakkan nasi tim di atas piring saji. Tambahkan acar. Lengkapi dengan kuah sayuran. Sajikan panas.
4. Tim Ayam dengan Rebung dan Jamur Hioko
Bahan:
500 gram sayap ayam, potong menjadi 2
1 sdm kecap asin
Gula pasir secukupnya
Merica bubuk secukupnya
1 sdm tepung sagu
1 kaleng rebung, potong-potong
4 buah jamur hioko, rendam, potong menjadi 4
5 gram jamur kuping hitam, rendam hingga mekar, potong-potong
6 ruas jahe iris
10 siung bawang putih serta kulitnya
2 buah cabai merah, potong bulat
Garam secukupnya
Merica bubuk secukupnya
Gula pasir secukupnya
1 sdm kecap asin
2 sdm saus tiram
1/4 sdt mushroom soy sauce
1 sdm angciu
100 ml air
2 batang daun ketumbar, potong 3 cm
Cara membuat:
Lumuri potongan sayap ayam dengan kecap asin gula, merica, dan tepung sagu hingga rata. Diamkan selama 30 menit hingga bumbu meresap.
Tempatkan sayap ayam ke dalam pinggan tahan panas. Beri rebung, jamur hioko, jamur kuping hitam, jahe, bawang putih, cabai merah, garam, merica, gula, kecap asin, saus tiram, mushroom soy sauce, angciu, dan air menjadi satu.
Kukus ke dalam panci pengukus selama 25 menit hingga matang dan bumbu meresap. Angkat.
Taburi daun ketumbar di atasnya.
Sajikan selagi hangat.
5. Kukus Ayam dengan Kentang
Bahan:
500 gram paha ayam, potong-potong
1 buah bawang bombai, potong dadu 1 cm
2 siung bawang putih, iris
4 ruas jahe, iris
500 gram paha/dada ayam, potong-potong
300 gram kentang, potong-potong
Garam secukupnya
Merica bubuk secukupnya
Gula pasir secukupnya
1 sdm kecap asin
1/4 sdt mushroom soy sauce
100 ml air
2 batang daun bawang kecil, potong 3 cm
Cara membuat:
Tempatkan ayam ke dalam pinggan tahan panas. Beri bawang bombai, bawang putih, jahe, kentang, garam, merica, gula, kecap asin, mushroom soy sauce, dan air menjadi satu.
Kukus ke dalam panci pengukus selama 30 menit hingga matang dan bumbu meresap. Angkat.
Taburi potongan daun bawang, kukus kembali selama 3 menit.
Sajikan.
6. Kukus Kari Ayam
Bahan:
1 ekor ayam broiler, cuci bersih dan potong-potong
1 sdm minyak goreng
1 sdm gula pasir
Garam secukupnya
Merica bubuk secukupnya
5 lembar daun jeruk
1 lembar daun kunyit, potong-potong
5 lembar daun salam
250 ml santan kental, siap pakai
1 mata asam jawa
50 ml air
Bumbu yang dihaluskan:
8 butir bawang merah
4 siung bawang putih
1 batang serai bagian putih
5 cm lengkuas
4 cm kunyit
15 buah cabai merah
Cara membuat:
Panaskan minyak, tumis bumbu yang dihaluskan hingga harum. Masukkan gula, aduk.
Tempatkan ayam ke dalam pinggan tahan panas. Beri tumisan bumbu, garam, merica, daun jeruk, daun kunyit, daun salam, santan, asam jawa, dan air menjadi satu.
Kukus ke dalam panci pengukus selama 30 menit hingga matang dan bumbu meresap. Angkat.
Sajikan selagi hangat.
7. Ikan Kakap Kukus dengan Jeruk Nipis
Bahan:
2 ekor ikan kakap, bersihkan
2 buah jeruk nipis, peras
3 siung bawang putih, cincang halus
1 batang serai, memarkan
1 ruas jahe, iris tipis
Garam dan lada secukupnya
Cara membuat:
Lumuri ikan dengan perasan jeruk nipis, bawang putih, serai, jahe, garam, dan lada.
Diamkan selama 15 menit.
Kukus ikan selama 20-25 menit hingga matang.






