Bima –
Dinas Tenaga (Disnaker) Kota Bima, Nusa Tenggara NTB (NTB), menemukan masalah lain polemik antara manajemen Mie Gacoan dengan karyawan. Selain belum membayar gaji belasan karyawan selama satu bulan, manajemen Mie Gacoan ternyata juga memotong gaji karyawan.
Kepala Disnaker Kota Bima, Taufikrahman, mengatakan dirinya bersama Kabid Hubungan Industrial (HI), Azhar, sudah turun menemui pihak perwakilan Mie Gacoan untuk klarifikasi sekaligus pembinaan. Hasilnya manajemen Mie Gacoan mengakui belum membayar belasan gaji karyawan.
“Kami sudah turun langsung menemui pihak Mie Gacoan, pada Rabu (4/2/2026) kemarin. Dan membenarkan belum membayar gaji sebagian karyawan,” jelas Taufikrahman kepada, Kamis, (5/2/2026).
Taufikrahman menjelaskan alasan manajemen Mie Gacoan belum membayar gaji sebagian karyawannya disebabkan kendala teknis. Yakni rekening karyawan terblokir sehingga proses transfer gaji tidak dapat dilakukan. Sebagai solusi, gaji dibayar secara tunai.
“Ada masalah dan kendala teknis. Namun saat ini pembayaran gaji sedang berproses dan ditangani langsung oleh Manajemen Mie Gacoan Pusat,” jelasnya.
Disamping itu, lanjut dia, Disnaker Kota Bima juga menemukan masalah lain di internal manajemen Mie Gacoan. Yakni gaji sebagian karyawan dipotong dengan alasan kehadiran tidak terdata dalam sistem absensi talenta yang digunakan perusahaan.
“Gaji karyawan juga dipotong. Manajemen klaim pemotongan gaji karena ke saat absensi tidak terekam dalam sistem,” ujar Taufikrahman.
Untuk itu, Taufikrahman telah meminta pihak Mie Gacoan untuk segera ke kantor Disnaker Kota Bima. Disamping memberikan klarifikasi resmi, juga sekaligus melengkapi administrasi ketenagakerjaan, baik terkait pencatatan maupun pelaporan.
“Hal ini sangat penting sebagai bentuk kepatuhan dan jaminan atas terpenuhinya hak-hak pekerja,” Imbuh Taufikrahman.
Sebelumnya, belasan karyawan Mie Gacoan di Kota Bima, Nusa Tenggara Barat, (NTB), mogok kerja. Musababnya hingga kini mereka belum diberikan gaji.
“Ada belasan karyawan yang tak masuk kerja mulai hari ini. Kami mogok kerja,” ucap S, karyawan mie Gacoan yang mogok kerja kepada, Selasa (3/2/2026).
Warga Kota Bima ini mengungkapkan sebagian karyawan mogok kerja sebagai bentuk protes dan reaksi kekecewaan. Pasalnya, pihak Mie Gacoan hingga kini belum membayar gaji mereka selama satu bulan bekerja
“Gaji kami satu bulan bekerja belum dibayar. Harusnya 26 Februari 2026 kemarin, kami semua terima gaji. Tapi hingga hari ini belum ada,” ungkap dia.






