Sumba Barat Daya –
Bupati Sumba Barat Daya, Ratu Ngadu Bonu Wulla, mengakui tak pakai helm saat naik motor. Video Ratu Wulla naik motor tanpa helm dan dibonceng pria itu sebelumnya viral di media sosial (medsos).
Ratu Wulla mengatakan terpaksa naik motor tanpa helm karena kondisi darurat dan situasional. Musababnya, ia terjebak macet saat hendak mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Pemerintah Pusat dan Daerah bersama Presiden Prabowo Subianto, Selasa (2/2/2026).
“Itu situasional. (Lokasinya) di Sentul, (Kabupaten Bogor, Jawa Barat),” ujar Ratu Wulla kepada, Kamis (5/2/2026) dini hari.
Menurut Ratu Wulla, ia ketika itu terjebak macet sehingga meminta tolong kepada warga untuk mengantarnya agar tidak terlambat.
“Jalanan macet dan mutar-mutar. Jadi kami minta tolong masyarakat setempat buat antar biar tidak terlambat,” jelas politikus Partai Nasdem itu.
“Kondisi darurat. Itu bukan ojek, tetapi masyarakat sekitar yang saya minta tolong karena takut terlambat dan jalanan macet parah. Spontanitas saya minta tolong, jadi tidak sempat pakai helm lagi,” jelas Ratu Wulla.
Diberitakan sebelumnya, Bupati Sumba Barat Daya, Ratu Ngadu Bonu Wulla, terekam tak memakai helm saat dibonceng seorang pria. Aksi tak senonoh tersebut viral di media sosial (medsos).
Video berdurasi 15 detik yang viral di medsos memperlihatkan politikus Partai NasDem itu tampak dibonceng pria yang mengenakan kaus hitam berkerah dan celana panjang putih. Pria tersebut juga tak mengenakan helm.
Sedangkan Ratu Wulla mengenakan seragam warna khaki. Keduanya terlihat menaiki motor Vario putih berpelat F 4532 LL. Mereka tampak terjebak kemacetan saat melintasi sebuah jalan raya.
Kepala Satuan Lalu Lintas (Kasatlantas) Polres Sumba Barat Daya, Iptu Elias Ballo, membenarkan video viral tersebut. Namun, hal itu terjadi di Jakarta saat Ratu Wulla hendak mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Pemerintah Pusat dan Daerah, Senin (2/2/2025).
“Ya itu bukan di Sumba Barat Daya, tetapi di Jakarta atau di Jawa itu,” ujar Elias kepada, Rabu (4/2/2026).






