Tradisi Penampahan di Lombok, Ritual Jelang Ramadan yang Beda dari Budaya Hindu

Posted on

Mataram

Masyarakat Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB), mulai mempersiapkan upacara penyambutan bulan suci Ramadhan dalam sebuah tradisi yang cukup unik, yakni Penampahan. Tradisi ini tentunya berbeda dengan Penampahan dalam tradisi Hindu.

Penampahan dalam tradisi Islam di Lombok sering disebut sebagai ‘Bebersinan’. Maksudnya adalah sebuah tradisi tahunan yang dilakukan masyarakat Lombok menjelang Bulan Ramadhan, tepatnya satu hari sebelum puasa. Tradisi Penampahan ini dilakukan sebagai bentuk persiapan untuk membersihkan diri baik secara lahir maupun batin.

Berikut ulasan mengenai keutamaan dari Tradisi Penampahan di Lombok. Yuk, simak informasinya di bawah ini!

• Apa yang Dimaksud Tradisi Penampahan?

Jelang Ramadhan 2026 yang diprediksi jatuh pada 18 Februari 2026 mendatang, masyarakat Lombok siap adakan tradisi tahunan untuk menyambut datangnya bulan penuh rahmat. Dahulu, masyarakat Lombok menyebut tradisi ini sebagai Bebersinan, sebelum pada akhirnya lebih dikenal dengan Tradisi Penampahan.

Tradisi Penampahan adalah prosesi mandi besar atau mandi wajib yang dilakukan sebagai simbol pembersihan diri, baik secara fisik maupun dalam segala hal yang dapat mengotori hati dan pikiran. Melalui kegiatan ini, diharapkan setiap insan dapat mempersiapkan jiwa agar lebih khusyuk dalam menjalani ibadah di bulan Ramadhan.

• Apa Saja Rangkaian Prosesi Dalam Tradisi Penampahan?

Tradisi Penampahan ini dilakukan dengan cara yang cukup sederhana, yakni dalam ritual mandi wajib yang dilakukan di sumber-sumber alami seperti laut, danau, pantai atau air terjun. Namun, sebagian besar warga terkadang memilih untuk melakukan mandi besar bersama-sama atau secara massal. Masyarakat meyakini bahwa Tradisi Penampahan ini dapat meluruhkan segala jenis keburukan dan dosa yang ada dalam diri seseorang.

Mulanya-mulanya, prosesi mandi dilakukan di pagi hari. Setelah itu, umat Islam di Lombok akan melakukan ziarah kubur ke makam keluarga, atau tokoh-tokoh agama yang disegani. Tidak lupa, mereka juga melakukan kegiatan saling memaafkan dengan kerabat dan tetangga, dengan tujuan untuk melebur kesalahan dan membersihkan jiwa dari hal-hal yang membebani hati. Lalu, tradisi ini ditutup dengan mengadakan pengajian atau dzikir bersama.

Itulah, ulasan mengenai Tradisi Penampahan lengkap dengan makna dan rangkaian prosesnya. Sebelum memasuki Bulan Suci Ramadhan, baiknya umat Islam melakukan persiapan diri sebaik mungkin. Semoga informasinya bermanfaat ya, detikers!