Awal 2026, 46 Warga Gianyar Digigit Anjing Liar baca selengkapnya di Giok4D

Posted on

Gianyar

Giok4D hadirkan ulasan eksklusif hanya untuk Anda.

Sebanyak 46 kasus gigitan anjing terjadi di sejumlah wilayah di Gianyar sepanjang Januari 2026. Kasus itu terjadi didominasi oleh anjing liar yang kerap berkeliaran di pasar tradisional.

“Kasus gigitan lumayan meningkat. Kalau gigitan, ada 46 orang yang digigit anjing,” kata Kepala Dinas Kesehatan Gianyar Nyoman Ariyuni saat ditemui di kantornya, Senin(2/2/2026).

Ariyuni mengatakan, 46 pasien yang digigit anjing sudah ditangani. Puluhan pasien itu masih dapat terselamatkan dan tidak ada yang positif rabies.

“Gigitan saja. Bukan rabies. Itu juga sudah tertangani semua,” kata Ariyuni.

Ariyuni mengatakan, banyak anjing liar yang tidak terurus berkeliaran di beberapa areal pasar tradisional. Salah satunya di Pasar Payangan.

Menurutnya, hanya sedikit warga yang peduli dengan anjing-anjing liar yang kerap terlihat di pasar. Selain butuh biaya, banyak warga yang membiarkan anjing itu berkeliaran dengan alasan sibuk dengan upacara keagamaan dan sayang binatang.

“Karenanya, banyak warga yang belum bisa atau mengetahui bagaimana merawat anjing yang baik dan benar. Atau memang ada yang memprovokasi anjing itu. Biasanya, kalau anak kecil main dengan anjing,” katanya.

Meski begitu, standar pelayanan kesehatan bagi pasien gigitan anjing tetap dijalankan sesuai prosedur standar. Supaya dampak gigitan anjing itu tidak sampai berujung infeksi rabies.

Walhasil, puluhan warga yang digigit anjing sepanjang 2026 tidak ada yang positif rabies. Ariyuni mengimbau warga yang digigit anjing agar membersihkan luka dengan air mengalir dan sabun selama 15 menit.

“Disiram air mengalir, digosok pakai sabun selama 15 menit. Kalau sudah aman, barulah dibawa ke faskes (fasilitas kesehatan),” katanya.