Bima –
Polisi meringkus lima orang yang diduga membacok Endang Sofian (25), warga Desa Nggembe, Kecamatan Bolo, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB), berkali-kali hingga kritis. Dua dari lima pelaku masih berusia remaja atau di bawah umur. Mereka sempat sembunyi di ladang jagung sebelum ditangkap.
“Kurang dari 24 jam, lima terduga pelaku pembacokan berhasil ditangkap,” Kapolsek Bolo, AKP Nurdin dikonfirmasi, Senin (2/2/2026).
Nurdin membeberkan lima terduga pelaku pembacokan yang ditangkap masing-masing berinisial A (22,) F (17), (18), R (20), dan RS (17). Kelimanya ditangkap di Desa Rade, Kecamatan Madapangga, Kabupaten Bima pada Senin (2/2) pagi.
“Semuanya (lima terduga pelaku) warga Desa Rade, Kecamatan Madapangga,” sebut dia.
Menurut Nurdin, kelimanya ditangkap oleh prsonel gabungan Polsek Bolo, Polsek Madapangga, dan Tim Opsnal Polres Bima. Setelah ditangkap kelimanya langsung dibawa ke Mapolres Bima untuk diproses hukum lebih lanjut.
“Sudah diserahkan ke Satreskrim Polres Bima,” katanya.
Kasatreskrim Polres Bima, AKP Abdul Malik, menjelaskan kelimanya masih diperiksa intensif oleh penyidik.
“Masih diperiksa. Motif lima terduga pelaku melakukan tindak pidana penganiyaan berat juga masih didalami,” jelas dia.
Kronologi Pembacokan
Abdul Malik membeberkan kronologi Endang Sofian menjadi korban pembacokan. Awalnya korban mendengar keributan di depan Masjid Al-Mujahidin, Desa Nggembe, Kecamatan Nggembe pada Minggu (1/2/2026). Saat itu korban melihat empat terduga pelaku mengeroyok seorang warga.
“Melihat kejadian itu, korban yang hendak melerai tiba-tiba dibacok berkali-kali oleh seorang pelaku menggunakan sebilah parang,” benernya.
Warga sekitar yang melihat korban bersimbah darah dengan kondisi tak sadarkan diri, membatu hingga membawa korban ke RSUD Sondisia untuk mendapatkan perawatan medis. Sementara lima terduga pelaku langsung kabur atau melarikan diri seusai melakukan aksinya.
“Sebelum ditangkap, lima terduga pelaku ini bersembunyi di ladang jagung di Desa Rade, Kecamatan Madapangga,” tandasnya.






